Polisi di Jakpus Kena Lemparan Batu Saat Turunkan Bendera Dibawa Pedemo

ADVERTISEMENT

Polisi di Jakpus Kena Lemparan Batu Saat Turunkan Bendera Dibawa Pedemo

Ilham Oktafian - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 13:26 WIB
Polisi mengamankan demo soal Papua di Bundaran Patung Kuda Monas Jakpus (Instagram @tmcpoldametro)
Polisi mengamankan demo soal Papua di Bundaran Patung Kuda Monas Jakpus (Instagram @tmcpoldametro)
Jakarta -

Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Saufi Salamun terluka saat mengamankan demo soal Papua. Dia terkena lemparan batu saat hendak menurunkan bendera kemerdekaan Papua.

"Diduga karena lempar batu saat kita ingin menurunkan satu buah bendera yang dibawa oleh mereka," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).

Peristiwa demo ricuh soal Papua itu terjadi pada pagi tadi. Ada sebanyak 3 satuan setingkat kompi (SSK) pasukan gabungan yang dikerahkan dalam mengamankan demonstrasi tersebut.

Kombes Komarudin mengatakan ada sejumlah barang bukti yang diamankan dalam demonstrasi tersebut. Polisi juga masih mendalami pihak yang terlibat pelemparan batu dan kericuhan pada demo tersebut.

"Bukan (bendera OPM), tapi bendera kemerdekaan yang warna merah. Masih kita dalami," ujar dia.

AKBP Saufi diberi perawatan awal di posko pengamanan usai terluka akibat terkena lemparan batu. Dia mengalami luka di bagian kepala akibat terkena batu yang dilemparkan dari arah massa.

Demonstrasi tersebut menyampaikan aspirasi soal penolakan RUU Daerah Otonom Baru (DOB) provinsi di Papua hingga soal kemerdekaan Papua. AKBP Saufi terluka akibat terkena lemparan batu dari massa.

"Kami masih mengidentifikasi pelaku dari video yang sedang kita kumpulkan," kata dia.

Lihat juga video 'Keluarga Warga yang Ditembak Polisi Demo di Polres Pelabuhan Belawan':

[Gambas:Video 20detik]

(jbr/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT