Ibu dan Anak di Jabar Sekongkol Korupsi Dana BOS Rp 22 Miliar

ADVERTISEMENT

Ibu dan Anak di Jabar Sekongkol Korupsi Dana BOS Rp 22 Miliar

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 12:32 WIB
poster
Ilustrasi Korupsi (Edi Wahyono/detikcom)
Bandung -

Dugaan korupsi dana bantuan operasional (BOS) senilai Rp 22 miliar diungkap Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Dalam kasus ini, ada persekongkolan antara ibu dan anak yang melakukan mark-up dana.

Dilansir detikJabar, Kamis (1/12/2022), persekongkolan itu dilakukan oleh EH yang kala itu menjabat Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah Pemprov Jabar Tahun 2017/2018 dengan anaknya, MSA sebagai Direktur CV Arafah.

Dalam kasus ini, MSA menerima proyek dari ibunya, EH. Kemudian, EH mengatur mark-up tersebut.

"Bahwa empat tersangka yang disebutkan, memang ada dua tersangka ada hubungan darah, MSA Direktur CV Arafah merupakan anak kandung salah satu tersangka, dalam hal ini saudari EH," kata Asisten Pidana Khusus Riyono di Kejati Jabar, Jalan LRE Marthadinata, Kota Bandung, Kamis (1/12).

Diketahui, kedua tersangka lain adalah AL yang merupakan Bendahara Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah Pemprov Jabar Tahun 2017/2018 dan MK mantan Manager Operasional CV Citra Sarana Grafika.

Proyek yang didapatkan MSA ini bukan dikerjakan perusahaan miliknya, melainkan dikerjakan oleh perusahaan lain. Proyek yang didapatkan MSA sekitar Rp 900 juta.

Simak selengkapnya di sini.

Saksikan Video 'Penampakan Uang Rp 6,5 M dari Korupsi BOS 2 ASN Kemenag Jabar':

[Gambas:Video 20detik]




(isa/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT