Pengacara Kuat Ma'ruf Debat dengan Eliezer soal Sarung Tangan Sambo

ADVERTISEMENT

Pengacara Kuat Ma'ruf Debat dengan Eliezer soal Sarung Tangan Sambo

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 20:05 WIB
Bharada Richard Eliezer menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022). Asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, Susi dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan tersebut.
Bharada Eliezer (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pengacara Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan, berdebat dengan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu soal sarung tangan hitam yang dipakai Ferdy Sambo menjelang penembakan terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat. Perdebatan itu diawali saat Irwan bertanya ke Eliezer mengapa Sambo hanya pakai satu sarung tangan.

Hal itu terjadi saat Eliezer bersaksi di sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan terdakwa Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal di PN Jaksel, Rabu (30/11/2022).

Mulanya, pengacara Kuat, Irwan Irawan, bertanya senjata apa yang dipakai Sambo saat menembak Yosua. Eliezer menyebut Sambo menggunakan senjata jenis Glock.

"Kaitannya dengan Pak FS, bapak tadi mengatakan Pak FS sempat menembak ini, dengan senjata apa?" tanya pengacara Kuat, Irwan Irawan.

"Glock," jawab Eliezer.

Irwan lalu bertanya apakah Sambo menembak dengan dua tangan. Eliezer mengamini itu.

"Jadi Pak FS dengan dua tangan?" tanya Irwan.

"Dua tangan," jawab Eliezer.

Eliezer mengatakan Sambo saat itu juga terlihat memakai sarung tangan. Akan tetapi, kata Eliezer, hanya tangan kanan Sambo yang dipakaikan sarung tangan.

"Dikokang dua tangan tapi yang pakai sarung tangan cuma satu?" tanya Irwan.

"Iya cuma yang sebelah kanan," jawab Eliezer.

"Warna apa?" tanya Irwan.

"Hitam," jawab Eliezer.

"Tangan kiri sempat menyentuh senjata juga?" tanya Irwan.

"Sempat menyentuh senjata," jawab Eliezer.

"Saat menembak dua tangan?" tanya Irwan lagi.

"Dua tangan," jawab Eliezer.

Irwan Irawan kemudian bertanya ke Eliezer mengapa Sambo hanya memakai satu sarung tangan. Saat itu, Eliezer sempat meninggikan suaranya dan meminta Irwan bertanya langsung ke Sambo.

"Menurut pemahaman saudara, ketika dia pakai sarung tangan kenapa tidak pakai sarung tangan kedua tangannya?" tanya Irwan.

"Saya tidak tahu Pak, yang pakai sarung tangan kan Pak FS, ya tanyakan ke Pak FS, jangan tanya ke saya," jawab Eliezer dengan nada meninggi.

Perdebatan pun sempat terjadi antara Irwan dan Eliezer. Irwan mengaku bertanya hal itu karena Sambo mengatakan tidak memakai sarung tangan. Sedangkan Eliezer bersikeras agar Irwan bertanya langsung kepada Sambo.

"Ya kan Pak FS tidak ada," kata Irwan.

"Ya kan Bapak tanya saya kan, ya tanya ke Pak FS, Pak FS kan Pak FS yang pakai sarung tangan," kata Eliezer.

Perdebatan Eliezer dengan Irwan itu pun sempat membuat pengunjung sidang tertawa. Kemudian hakim ketua Iman Wahyu Santoso menengahi keduanya dan meminta pertanyaan kepada Eliezer diganti.

"Saudara penasihat hukum tolong pertanyaannya diganti," kata hakim ketua Iman.


Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal Didakwa Terlibat Pembunuhan Berencana Yosua

Kuat bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Eliezer, dan Bripka Ricky Rizal melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat.

"Mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain," ucap jaksa saat membacakan surat dakwaan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (18/10).

Dalam perkara ini, para terdakwa didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Simak Video 'Eliezer Ngaku Diminta Putri Hilangkan Sidik Jari Sambo di Barang Yosua':

[Gambas:Video 20detik]



(whn/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT