Truk Bikin Macet Jl Gatsu Kempis Ban, Dongkraknya Jadi Perhatian

ADVERTISEMENT

Truk Bikin Macet Jl Gatsu Kempis Ban, Dongkraknya Jadi Perhatian

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 14:48 WIB
Kemacetan terjadi di Jl Gatot Subroto (Gatsu) arah Slipi sejak pagi hingga siang. Penyebabnya karena ada truk mogok di badan jalan.
Truk mogok di Jalan Gatot Subroto (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Dua truk yangmengalami kempis ban di Jalan Gatot Subroto (Gatsu) sempat membuat kemacetan parah pagi tadi. Sebuah dongkrak disiapkan di lokasi sebelum ban diganti.

Pantauan di lokasi, Jalan Gatot Subroto tepatnya di depan Hotel Mercure, Jakarta Selatan, pukul 12.20 WIB, Rabu (30/11/2022), 2 truk ini belum dievakuasi. Sopir masih menunggu ban pengganti dari perusahaan.

Masing-masih truk itu berwarna hijau yang berada pada posisi paling depan dan putih di belakangnya. Bak truk berwarna hijau tampak ditutup terpal berwarna biru. Dua truk itu bernopol D-9807 UB berwarna hijau dan A-9183 TY berwarna putih.

Truk hijau ini memiliki 10 roda, terdiri atas 8 di bagian belakang dan 2 di depan. Di sela-sela roda belakang, tampak sebuah dongkrak kecil yang mencuri perhatian.

Dongkrak berwarna oranye itu tampak berukuran kecil. Dongkrak ini belum terlihat dipompa, namun telah menempel ke bodi truk di sela-sela roda bagian belakang.

Di sekitar truk berwarna hijau ini, tampak ban serap tergeletak. Namun belum ada terlihat aktivitas untuk mengganti ban yang kempis.

Sementara truk putih di belakangnya masih tampak terparkir. Tidak ada terlihat ban serap yang diletakkan di sekitar truk itu.

Dongkrak di truk yang mogok di Jalan GatsuDongkrak di truk yang mogok di Jalan Gatsu. (Muhammad Hanafi/detikcom)

Sopir truk menjelaskan penyebab truk itu terparkir di badan jalan. Kedua truk ini mengalami kempis ban.

"Bannya gembos. Yang ini (truk hijau) dua (buah ban). Yang ini (truk putih) dua," kata Urip kepada detikcom di lokasi, Rabu (30/11).

Urip mengaku 2 truk itu berasal dari perusahaan yang berbeda. Dia menceritakan, saat ban truk kempis, pihak Jasa Marga mengarahkan Urip untuk keluar tol.

"Tadinya di dalam tol, terus disuruh keluar sama Patroli Jasa Marga," jelas dia.

Dia menceritakan, sebelumnya dia berangkat dari daerah Padalarang, Jawa Barat. Dia mengangkut batu kapur dengan tujuan Cikande, Serang.

"Dari Padalarang mau ke Cikande, Balaraja," tutur Urip.

Truk tersebut belum dievakuasi. Urip mengaku masih menunggu perusahaannya untuk datang mengantarkan ban serep.

"Nunggu anter ban, karena gembosnya dua," tutupnya.

(lir/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT