Aktivitas Tambang Ilegal Klaten Tiarap Usai Gibran-Ganjar Soroti Beking

ADVERTISEMENT

Aktivitas Tambang Ilegal Klaten Tiarap Usai Gibran-Ganjar Soroti Beking

Achmad Hussein Syauqi - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 12:48 WIB
Anggota Polda Jateng mengecek lokasi tambang pasir di Klaten, Senin (29/11/2022).
Foto: Anggota Polda Jateng mengecek lokasi tambang pasir di Klaten, Senin (29/11/2022). (dok. Polda Jateng)
Jakarta -

Aktivitas penambangan pasir dan batu ilegal di lereng Gunung Merapi Kecamatan Kemalang, Klaten, kini berhenti total. Termasuk aktivitas angkutan pasir di jalan raya Kemalang relatif sepi.

Dilansir detikJateng, Rabu (30/11/2022), berdasarkan pantauan di lapangan hari aktivitas yang lebih ramai hanya di depo-depo pasir. Demikian juga di Jalan Kemalang-Klaten ke arah Jalan Jogja-Solo.

Deretan truk yang biasanya berhenti di warung tepi jalan kini sepi. Hanya terlihat 1-2 truk.

"Baru beberapa hari ini. Di Kemalang 100 persen tutup," ungkap Hono, kru truk pasir asal Solo kepada detikJateng, saat ditemui di Jalan Jogja-Solo.

Menurut Hono, sejak heboh beking tambang mencuat, aktivitas tambang tutup. Dampaknya, truk harus mencari pasir ke Sungai Gendol, lereng Merapi di Sleman, DIY.

Salah satu warga Kemalang yang tidak bersedia ditulis namanya mengatakan setelah heboh cuitan Gibran dan disusul respons Ganjar, semua tambang tutup.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga Video: Sambo Bicara Tambang Ilegal Ismail Bolong: Melibatkan Perwira Tinggi

[Gambas:Video 20detik]




(aud/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT