DPRD DKI: Anggaran Proyek LRT Velodrome-Manggarai Naik Jadi Rp 916 Miliar

ADVERTISEMENT

DPRD DKI: Anggaran Proyek LRT Velodrome-Manggarai Naik Jadi Rp 916 Miliar

Anggi Muliawati - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 23:29 WIB
Pemprov DKI Jakarta terapkan PSBB transisi di bulan Juni ini. Guna antisipasi COVID-19, protokol kesehatan pun diterapkan di ruang publik, salah satunya di LRT.
Ilustrasi LRT (Pradita Utama).
Jakarta -

Ketua Komisi B DPRD DKI Ismail mendukung pembangunan proyek LRT Velodrome-Manggarai. Dia menyebut anggaran proyek tersebut naik menjadi Rp 916 miliar.

"Itu kan berubah dari Velodrome-JIS jadi Velodrome-Manggarai. Itu akhirnya kita sepakati, dan pembiayaannya meningkat jadi Rp 916 miliar. Itu untuk fase awal kegiatan sampai dengan Manggarai. Jadi untuk penuntasan kegiatan awal," kata Ismail di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2022).

Ismail mengatakan dengan membangun proyek LRT Velodrome-Manggarai, pembangunan rute ke JIS akan ditunda. Ismail mengatakan perubahan rute tersebut dilihat dari potensi lokasi yang dapat menarik penumpang lebih besar.

"Ya otomatis kepending (rute JIS) dulu, karena kita kan sudah bersepakat untuk melakukan yang sesuai dengan keputusan ratas presiden dengan Pj Gubernur. Saya melihat secara pribadi, kebijakan trase ini diarahkan ke titik transit yang lebih besar potensi penumpangnya," ujarnya.

Menurutnya, dengan membangun LRT Velodrome-Manggarai akan meningkatkan jumlah penumpang. Dia menyebut hal itu akan memberikan dampak yang besar untuk LRT.

"Oh iya tentu (jumlah penumpang naik). Ini kan ke Manggarai kan. Manggarai itu kan sebuah transit ya yang besar dari berbagai moda transportasi. Maka jika dilanjutkan kita harap akan memberikan impact yang besar terhadap LRT yang saat ini eksisting di Velodrome, dengan demikian bisa ada peningkatan juga terhadap ridership LRT untuk mengangkut warga dari Timur ke Pusat dan sebaliknya," tuturnya.

Sebelumnya, Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda DKI Jakarta Sri Haryati menjelaskan ada ada pemindahan jalur atau trase pembangunan LRT Jakarta dari sebelumnya Pengangsaan Dua-JIS kini menjadi Velodrome-Manggarai. Hal itu disepakati dalam ratas bersama Presiden RI Joko Widodo bersama Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

"Jadi sudah disampaikan bahwa keliatannya trase akan kembali ke trase lama, yaitu ke Manggarai. Memang di awal pada saat kita meminta trase dulu dari Kemenhub waktu itu tidak menyetujui," kata Sri dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta di Grand Cempaka Resort, Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/11).

PT Jakarta Propertindo selaku induk usaha LRT Jakarta mengajukan penyertaan modal daerah (PMD) dalam KUA-PPAS APBD 2023 sebesar Rp 442 miliar untuk proyek LRT fase 2A. Sri mengatakan awalnya nominal tersebut diperuntukkan buat trase Pegangsaan Dua-JIS.

"Kalau lihat tadi usulan yang waktu itu sempat disampaikan di APBD perubahan 2022 yang Rp 442 miliar itu memang JakPro sempat mengusulkan untuk 2 stasiun yang tadinya arah ke JIS sampai Mal Artha Gading posisi 422 m. Mungkin nanti kita akan sesuaikan terkait perpindahan trase ini dan kami juga sudah siapkan terkait permohonan persetujuan trase ke Kemenhub dan lain-lain," jelasnya.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT