Perkuat Ketahanan RI, Puan Dukung Pemenuhan MEF TNI AL

ADVERTISEMENT

Perkuat Ketahanan RI, Puan Dukung Pemenuhan MEF TNI AL

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 21:48 WIB
Perkuat Ketahanan RI, Puan Dukung Pemenuhan MEF TNI AL
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan akan terus mendukung kemajuan alutsista TNI, termasuk kapal-kapal laut milik TNI AL. Apalagi mengingat Indonesia merupakan negara maritim yang terdiri dari ribuan pulau.

Dengan kondisi geografis Indonesia, menurutnya butuh lebih banyak lagi kapal-kapal laut untuk menjaga kedaulatan NKRI. Hal tersebut ia sampaikan usai penyematan brevet di dalam kapal selam TNI AL, KRI Alugoro-405, Dermaga 100 Tanjung Priok, Jakarta.

"DPR (juga) siap mengawal pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) yang merupakan standar kekuatan pokok dan minimum TNI," kata dia dikutip dari situs resmi DPR RI, Selasa (29/11/2022).

Puan menyebut MEF mutlak disiapkan sebagai prasyarat utama terlaksananya efektivitas tugas pokok dan fungsi TNI dalam menghadapi ancaman aktual.

Adapun MEF telah memasuki tahap III periode 2019-2024 yang ditargetkan mencapai 70% pada akhir 2024. Pemenuhan MEF tahap III berangkat dari pencapaian MEF tahap II periode 2014-2019 yang mencapai sekitar 62% dari target sebesar 74,62%.

"DPR mendukung tercapainya MEF semaksimal mungkin. Dan kami akan mendorong sebelum 2024, target MEF renstra ketiga akan tercapai," tuturnya.

Untuk diketahui, Puan menjadi salah satu warga kehormatan TNI AL (angkatan laut) setelah sebelumnya menerima brevet kehormatan Hiu Kencana dari TNI AL. Brevet Hiu Kencana merupakan lambang kehormatan bagi Satuan Kapal Selam di TNI AL.

Pada kegiatan Senin (28/11) kemarin, Mantan Menko PMK RI ini juga diajak berlayar dengan KRI Alugoro-405. Penyematan brevet Hiu Kencana kepada Puan dan pejabat lain dilakukan oleh KSAL Laksamana TNI Yudo Margono dalam pelayaran tersebut.

Selain upacara penyematan brevet, kegiatan juga diisi dengan pengenalan prajurit TNI awak kapal beserta isi dari kapal selam. Puan mendapat penjelasan apa saja pekerjaan para awal kapal hingga keunggulan dari KRI Alugoro-405 yang memiliki torpedo tersebut.

Puan juga ditunjukkan operasional KRI Alugoro-405 manakala terjadi situasi darurat. Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menilai KRI Alugoro-405 merupakan KRI yang cukup lengkap untuk menjaga kedaulatan NKRI. Meski ruangannya agak sempit, namun tetap nyaman.

Puan mengaku senang karena dapat merasakan pengalaman baru dengan menaiki kapal selam yang dibuat atas kerja sama RI dan Korea Selatan. Sebagai negara bebas aktif, ia pun mendorong Indonesia untuk membuka peluang kerja sama dengan semua negara.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak KSAL yang sudah mengajak kami untuk bisa melihat keseharian KRI Alugoro-405 beserta dengan awaknya. Kami melihat dan berharap kapal ini akan menjadi salah satu KRI Pamungkas bagi TNI AL," tegas Puan.

Di sisi lain, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan brevet Hiu Kencana diberikan sebagai apresiasi atas kontribusi Puan dan pejabat negara lain dalam membangun TNI AL, khususnya kapal selam.

Diungkapkannya, TNI AL merasa terhormat karena Puan dan pejabat penerima brevet Hiu Kencana lain bersedia ikut merasakan kehidupan pengabdian kapal selam penjaga kedaulatan Indonesia.

"Dengan penyematan brevet Hiu Kencana, bapak/ibu telah menjadi warga TNI AL dan ikut bertanggung jawab terhadap kemajuan Angkatan Laut. Dan, kapal selam kunci keberhasilan operasi laut sebagai alat intai strategis. Awak kapal selam adalah gambaran prajurit gagah berani, tabah, tidak memikirkan publisitas," jelas Yudo.

(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT