Sekda: Jalur Truk Tambang Bogor Barat Dalam Proses Pembersihan Lahan

ADVERTISEMENT

Sekda: Jalur Truk Tambang Bogor Barat Dalam Proses Pembersihan Lahan

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Selasa, 29 Nov 2022 18:25 WIB
Sekda Kabupaten Bogor, Burhanuddin (Rizky Adha/detikcom)
Sekda Kabupaten Bogor Burhanuddin (Rizky Adha/detikcom)
Jakarta -

Perkembangan rencana pembangunan jalur khusus truk tambang di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat mulai tampak. Sekda Kabupaten Bogor Burhanuddin menyampaikan, saat ini sedang dilakukan proses pembersihan lahan.

"Sudah mulai land clearing (pembersihan lahan), sudah jalan 9,4 kilometer," kata Burhanuddin kepada wartawan di Stadion Pakansari, Selasa (29/11/2022).

Rencananya, pada awal bulan Desember nanti, peletakan baru pertama atau groundbreaking akan dilakukan. Pihaknya telah menyiapkan titik-titik yang akan ditinjau.

"Rencananya Pak Gubernur ingin di awal Desember ini groundbreaking. Kita sudah menyiapkan tiga titik untuk ditinjau oleh protokol Jawa Barat," ucapnya.

Burhanuddin sendiri menyinggung soal adanya dampak buruk yang ditimbulkan dari aktivitas tambang di wilayah Kabupaten Bogor bagian barat, khususnya Kecamatan Cigudeg. Maka, menurutnya, salah satu cara meminimalisir dampak buruk tersebut dengan segera membangun jalur khusus truk tambang.

"Selama ini dengan adanya tambang di Cigudeg itu anugerah, tapi ada musibah. Jadi jalan yang dipakai truk yang besar itu anugerahnya banyak, daerah situ berkembang perekonomian warga. Musibahnya jalan sempit, debu, polusi, dan bahkan korban berjatuhan," ungkapnya.

"Sehingga direncakananlah jalan tambang empat tahun lalu itu. Nah hari ini alhamdulillah PT Jasa Sarana itu bekerja sama dengan PT JB Group, dan tidak menutup kemungkinan dengan PT yang lain, membangun jalan tambang," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) ingin pembangunan jalur khusus truk tambang di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin, Kabupaten Bogor, dipercepat. Jalur tersebut diyakini menjadi solusi dari sejumlah permasalahan yang diakibatkan oleh aktivitas tambang.

"Jadi jalan tambang ini menjadi penting buat semuanya. Karena yang selama ini material tambang itu lewat jalan sejak puluhan tahun lalu banyak menimbulkan isu negatif. Ada kecelakaan, polusi, banyak lah," kata Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat (Jabar), Bambang Tirtoyuliono kepada wartawan, Selasa (18/10).

"Sehingga salah satu upaya yang paling bisa memungkinkan adalah kita ingin mencoba mempercepat membangun yang namanya jalur khusus tambang," sambungnya.

Jalan khusus kendaraan tambang itu akan dibangun sepanjang 12,5 km. Nantinya jalur tersebut akan terhubung dengan Tol JORR III.

Simak juga 'Sambo Bicara Tambang Ilegal Ismail Bolong: Melibatkan Perwira Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/azh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT