Bank Danamon: Pria yang Ditembak Tidak akan Rampok Nasabah
Selasa, 25 Jul 2006 17:31 WIB
Jakarta - Lima pria ditembak dan diringkus di dekat Menara Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Kabar yang beredar, kawanan yang diduga perampok ini mencoba merampok nasabah Bank Danamon. Tapi, pihak Danamon membantah upaya perampokan ini. Lokasi penembakan berada di tengah Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, di dekat Menara Kebon Sirih dan di samping kantor Bank Danamon. Penembakan terjadi sekitar pukul 15.20 WIB, Selasa (25/7/2006). Suara dar der dor terdengar cukup keras. Hasilnya, 1 orang dari kawanan ini tewas di tempat dengan kepala tertembus timah panas. Sementara dua orang lainnya tertembak di bagian kaki dan dua lainnya lolos dari tembakan. Keempat pria ini kemudian diringkus polisi. Menurut Kanit Reskrim Polsek Gambir Iptu Junaidi, kawanan ini dikejar dan ditembak aparat, karena hendak merampok nasabah Bank Danamon. "Jadi, ini kasus kriminal biasa," ujar dia. Namun, Head of Corporate Public Affair Bank Danamon Irawati Koswara membantah upaya perampokan di Bank Danamon. "Itu (upaya perampokan Danamon) tidak benar," kata Irawati kepada detikcom pukul 17.10 WIB saat menghadiri sebuah acara yang digelar Bank Danamon di Hotel JW Marriott. Informasi yang diterima Irawati, lima pria yang ditembak dan diringkus itu adalah pengedar narkotika. "Itu ada orang Nigeria, pengedar narkotika, ditembak polisi," ujar Irawati setelah mencari konfirmasi ke kantor Bank Danamon Kebon Sirih.
(asy/)











































