Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi, Nikita Mirzani: Terserah!

ADVERTISEMENT

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi, Nikita Mirzani: Terserah!

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 12:55 WIB
Nikita Mirzani
Nikita Mirzani (Bahtiar/detikcom)
Jakarta -

Jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim menolak eksepsi atau keberatan yang disampaikan terdakwa Nikita Mirzani. Menanggapi hal itu, Nikita menyerahkan ke majelis untuk memutus saat putusan sela.

"Terserah, terserah saja lah mau digimanain juga, terserah saja, mau gimana lagi, nggak pasrah juga sih, tapi terserah aja," kata Nikita di PN Serang, Senin (28/11/2022).

Dia mengatakan tidak merasa kecewa jika JPU meminta majelis menolak eksepsinya. Dia menyebut hal itu kewenangan tim JPU.

"Kan memang sudah wewenang kejaksaan kan?" paparnya.

Sementara itu, kuasa hukum Nikita, Fahmi Bachmid, menyatakan penolakan JPU atas eksepsi kliennya dianggap biasa. JPU pasti menolak karena tidak mungkin baginya menerima keberatan terdakwa.

"Keputusannya minggu depan, belum ada keputusan, baik terhadap eksepsi maupun terhadap permohonan Nikita. Majelis hakim masih mempertimbangkan beberapa hal, kita tunggu minggu depan apa yang terjadi, mudah-mudahan apa yang dimainkan Niki dikabulkan majelis hakim," tambahnya.

Tim JPU dalam tanggapan atas eksepsi terdakwa meminta majelis hakim PN Serang menolak eksepsi Nikita Mirzani. JPU juga meminta majelis melanjutkan persidangan ke pembuktian karena dakwaan sudah sesuai dengan KUHAP.

"Menetapkan bahwa keberatan eksepsi tim penasehat hukum terdakwa dinyatakan tidak dapat diterima atau ditolak seluruhnya," kata JPU Slamet.

Slamet mengatakan poin keberatan Nikita mengenai bahwa yang berwenang menangani perkaranya adalah Dewan Pers dan bukan PN Serang harus ditolak. Alasannya, ada keputusan bersama Menkominfo RI, Jaksa Agung dan Kapolri Nomor 229 tahun 2021, Nomor 154 Tahun 2021 dan Nomor KB/2/V/2021 tentang Pedoman Implementasi atas Pasal Tertentu di UU ITE.

"Sebab itu eksepsi terhadap kewenangan mengadili secara absolut harus ditolak karena perkara masuk ke ranah pidana," kata Slamet.

Penuntut umum juga telah memenuhi seluruh rumusan sebagaimana disyaratkan dalam penyusunan dakwaan. Eksepsi Nikita Mirzani dianggap pada poin-poinnya telah memasuki pokok perkara yang masuk aspek materiil.

"Eksepsi tidak diperkenankan menyentuh materi perkara yang akan diperiksa dalam sidang pengadilan yang bersangkutan," ujarnya.

JPU melanjutkan dakwaan Nikita yang dibacakan pada Senin 14 November lalu telah lengkap mencantumkan semua unsur pasal dengan cermat dan jelas. Mengenai materi eksepsi tidak ditanggapi seluruhnya dan akan dibuktikan di persidangan.

(bri/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT