DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika Sore Ini

ADVERTISEMENT

DPR Terima Surpres Calon Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika Sore Ini

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 28 Nov 2022 08:34 WIB
Indra Iskandar dilantik menjadi Sekretaris Jenderal DPR yang baru. Pelantikan dilakukan di Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5/2018).
Sekjen DPR Indra Iskandar (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta -

Sekjen DPR Indra Iskandar menyampaikan perkembangan terbaru mengenai jadwal penyerahan surpres calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa oleh Istana ke DPR. Indra mengatakan penyerahan itu dijadwalkan sore ini, tepatnya pukul 16.00 WIB.

"Untuk penyampaian surpres Calon Panglima TNI," kata Indra, Senin (28/11/2022).

Indra mengatakan penyerahan nama calon Panglima TNI itu dilakukan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno yang diterima langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani.

"Oleh Mensesneg dijadwalkan hari ini jam 16.00, yang akan diterima oleh Ketua dan pimpinan DPR," ucapnya.

Diundur dari Pekan Lalu

Diketahui, pihak Istana telah berencana menyerahkan surpres calon panglima ke DPR sejak pekan lalu. Namun penyerahan itu batal dilakukan berkaitan dengan kegiatan Puan Maharani di luar negeri.

"Bahwa itu akan diserahkan pada hari Senin tanggal 28 November karena Bu Puan saat ini masih memimpin delegasi Indoensia untuk sidang parlemen-parlemen ASEAN di Pnom Penh," kata Indra, Rabu (23/11).

"Salah satu agenda pentingnya adalah penyerahan palu sidang dari tuan rumah Kamboja kepada Indonesia sama seperti Keketuaan ASEAN Indonesia yang kemarin Pak Jokowi juga ke sini (Kamboja)," imbuhnya.

Meski penyerahan surpres diundur hingga pekan depan, Indra menyebut hal itu tidak melanggar undang-undang.

"Itu masih dimungkinkan tidak menyalahi aturan, karena walaupun panglima TNI pensiun tanggal 21 tapi dalam aturan batas usia pensiun kan itu juga bisa sampai di akhir bulan, ya, sampai tanggal 30," katanya.

Lihat video 'Surpres Usulan Nama Panglima TNI akan Diserahkan Istana ke DPR 28 November':

[Gambas:Video 20detik]



(fca/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT