Detik-detik Aksi Tolak RKUHP di CFD Dibubarkan Polisi, Ada Teriakan Sambo

ADVERTISEMENT

Detik-detik Aksi Tolak RKUHP di CFD Dibubarkan Polisi, Ada Teriakan Sambo

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 27 Nov 2022 10:04 WIB
Jakarta -

Polisi membubarkan massa aksi yang menolak RKUHP di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Pembubaran sempat diwarnai ketegangan antara massa aksi dan kepolisian.

Pantauan detikcom di lokasi, polisi menarik paksa spanduk-spanduk bertuliskan ragam protes terhadap RKUHP, Minggu (27/11/2022). Setelah upaya penarikan paksa tersebut, ada salah seorang yang meneriaki kepolisian dengan menyebut nama eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.

"Sambo, Sambo woi Sambo," teriak pria tersebut.

Ketegangan ini berlangsung selama kurang lebih 10 menit. Salah satu petugas kepolisian lalu menyebut CFD hanya untuk olahraga.

"Olahraga ini, olahraga," ucap salah satu polisi.

"Bapak nggak ada hak untuk merampas," jawab salah satu peserta aksi lainnya.

Tak hanya itu, salah satu petugas terlihat hendak merampas kamera salah satu massa. Namun hal itu tidak terjadi dan massa selanjutnya kembali berjalan dengan membawa spanduknya.

"Tolak, tolak RKUHP, tolak RKUHP sekarang juga," teriak massa.

Pantauan detikcom di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, mereka membentangkan sejumlah spanduk besar. Spanduk itu bertuliskan sejumlah protes terhadap pengesahan RKUHP.

Di antaranya bertulisan, 'RKUHP: Korban Perkosaan Dikriminalisasi, Impunitas Langgeng.' Kemudian, ada lagi soal, 'RKUHP: di Persidangan Hakim = Dewa'.

Selain itu, terlihat beberapa dari mereka mengenakan kostum loreng. Mereka juga melakukan penolakan keras terhadap RKUHP.

(ain/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT