Ketua RT: Pria Aniaya 3 Bocah di Musala Tebet Minta Maaf, Ngaku Khilaf

ADVERTISEMENT

Ketua RT: Pria Aniaya 3 Bocah di Musala Tebet Minta Maaf, Ngaku Khilaf

Mulia Budi - detikNews
Sabtu, 26 Nov 2022 11:55 WIB
Musala lokasi tiga bocah dianiaya pria di Tebet, Jaksel.
Musala lokasi tiga bocah dianiaya pria di Tebet, Jaksel. (M Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Polisi resmi menahan pria berinisial F (51) karena menganiaya tiga bocah di musala kawasan Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel). Ketua RT 13 RW 05, Jefri, mengatakan F mengaku khilaf telah menganiaya tiga bocah.

"Mau minta maaf, dia mengakui kekhilafannya, itu saja," ujar Jefri saat ditemui di kediamannya, Jl Tebet Barat Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (26/11/2022).

Jefri mengatakan mendukung apa pun keputusan keluarga korban dan pelaku. Sebagai informasi, F telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas penganiayaan yang dilakukannya tersebut.

"Saya mendukung tergantung dari kedua belah pihak ya, bagaimana yang bertikai saja. Saya bilang itu tergantung dari pihak kedua keluarga, dari korban maupun dari si pelaku bagaimana maunya. Kita cari titik temu," ujarnya.

Jefri tak bicara banyak soal kasus penganiayaan yang terjadi di wilayahnya tersebut. Dia menyebut hingga saat ini keluarga korban ingin proses hukum kasus tersebut tetap berlanjut.

"Yang saya tahu bahwa kalau dimaafkan, dimaafkan katanya, tapi proses hukum tetap jalan. Itu saja yang saya tahu," ucapnya.

F Ditahan Polisi

Sebelumnya, polisi menetapkan pria inisial F (51) sebagai tersangka kasus penganiayaan terhadap tiga bocah di musala di kawasan Tebet, Jaksel. F kini resmi ditahan di Polres Metro Jaksel.

"Sudah ditahan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada wartawan, Jumat (25/11).

Nurma mengatakan F mulai ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan sejak tadi malam. Dia menyebut F terancam pidana 5 tahun penjara atas penganiayaan yang dilakukannya.

"Pasal yang disangkakan Pasal 76C jo 80 UU RI No 35 Tahun 2014, (terancam) 5 tahun," ujarnya.

Apa motif penganiayaan terhadap korban? Simak di halaman selanjutnya.

Simak juga 'Aniaya Tahanan, Oknum Polisi Medan Dituntut 8 Tahun Bui':

[Gambas:Video 20detik]






ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT