Jaksa Tanya AKBP Ridwan soal Ekspresi Anak Buah Sambo Nonton CCTV

ADVERTISEMENT

Jaksa Tanya AKBP Ridwan soal Ekspresi Anak Buah Sambo Nonton CCTV

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 21:50 WIB
Ridwan Soplanit
Mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan (Jaksel), AKBP Ridwan Soplanit (20Detik)
Jakarta -

Jaksa penuntut umum (JPU) mencecar mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan (Jaksel), AKBP Ridwan Soplanit soal ekspresi AKBP Arif Rachman Arifin saat menonton video CCTV yang menampilkan Brigadir N Yosua Hutabarat masih hidup. Ridwan menyebut saat itu tidak bisa melihat ekspresi Arif karena kondisi sudah gelap dan minim cahaya.

Diketahui selain Arif, ada dua anak buah Ferdy Sambo juga yang menonton video CCTV yakni Kompol Chuck Putranto, dan Kompol Baiquni Wibowo. Para anak buah Sambo itu meminjam teras rumah Ridwan untuk menonton video CCTV. Diketahui, rumah Ridwan Soplanit ini bersebelahan dengan rumah dinas Ferdy Sambo yang menjadi TKP pembunuhan Yosua.

"Ekspresinya gelap Pak, kan remang-remang, kan nggak bisa Pak dia berdiri langsung saya connect muka ekspresinya," kata Ridwan saat menjadi saksi di sidang lanjutan perintangan penyidikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, Jumat (25/11/2022).

Ridwan mengatakan AKBP Arif dan dua anak buah Sambo lainnya menonton video CCTV itu pukul 02.00 WIB dini hari. Dia pun menyebut kondisi lampu di teras rumahnya saat itu tidak menyala.

"Saudara katakan itu malam, jam 02.00 WIB, lampunya bagaimana?" tanya jaksa.

"Tidak menyala Pak," jawab Ridwan.

Hakim ketua Ahmad Suhel lalu meminta jaksa untuk tidak melanjutkan pertanyaan tersebut. Hal itu karena, kata hakim, Ridwan Soplanit tidak menonton video CCTV yang ditonton para anak buah Sambo di teras rumah.

"Sebentar dulu Pak Jaksa, kan tidak ada yang ditonton di tanggal 13, jangan ditanya lagi," kata hakim.

"Izin Yang Mulia, di dakwaan kami di tanggal 13 itu terdakwa Arif bersama Chuck dan Baiquni buka laptop di situ dan menonton rekaman hasil peristiwa itu," ucap jaksa.

"Iya ada saudara (Ridwan ) jelaskan itu tadi?" tanya hakim kepada Ridwan.

"Tidak, bukan saya," jawab Ridwan.

Jaksa kembali bertanya bagaimana ekspresi AKBP Arif saat berdiri usai menonton video CCTV itu. Ridwan mengaku hanya melihat Arif berdiri dan tidak melihat ekspresinya.

"Kalau tidak tahu makanya kami yang Yang Mulia, setelah saksi balik ke teras terdakwa berdiri, maka kami tanya ekspresinya bagaimana?" tanya jaksa.

"Saat saya melihat senior saya berdiri, ya saya lihat dia berdiri Pak bukan wajahnya," jawab Ridwan.

"Kalau (Kompol) Chuck?" tanya jaksa.

"Apalagi Chuck Pak, dia berdiri membelakangi saya," jawab Ridwan.

"Jadi saya tidak memaksakan diri untuk melihat ekspresinya saat itu. Tidak ada konsep untuk melihat ekspresinya saat itu," imbuhnya.

Arif Didakwa Merintangi Kasus Pembunuhan Yosua

(whn/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT