Polisi Ungkap Penyebab Kematian Lansia Kakak Adik di Taman Sari

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Lansia Kakak Adik di Taman Sari

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 16:24 WIB
Penampakan Rumah Kakak Adik yang Tewas di Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (25/11/2022).
Lokasi penemuan mayat kakak beradik di Taman Sari, Jakarta Barat. (Ilham Oktafian/detikcom)
Jakarta -

Dua orang perempuan lansia yang merupakan kakak adik, LS dan M, ditemukan tewas dalam rumah di Taman Sari, Jakarta Barat. Polisi mengungkap, dari hasil autopsi, ditemukan adanya pembengkakan pada pembuluh darah hingga pengapuran di jantung.

"Itu kan korban sudah berumur. Namanya orang tidak terawat kesehatannya kan bisa dari jantung karena pembengkakan pembuluh darah, penyempitan, pengapuran di jantung, ditemukan adanya itu," kata Kapolsek Taman Sari AKBP Rohman Yongki Dilatha saat dihubungi, Jumat (25/11/2022).

Kedua korban ditemukan meninggal pada Senin (21/11). Yongki mengatakan keduanya telah berusia lansia.

"Usianya itu 60 sampai 70," katanya.

Yongki tidak memerinci dugaan adanya perbedaan waktu kematian kedua korban. Namun, dari keterangan warga sekitar, kakak adik itu sudah tidak terlihat sejak Jumat (18/11).

"Dari warga menyampaikan dari Hari Jumat sudah tidak kelihatan, dari keterangan saksi," katanya.

Tak Ada Tanda Kekerasan

Kakak adik ditemukan tewas dalam rumah di Taman Sari, Jakarta Barat. Polisi mengatakan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan pada jasad kedua perempuan tersebut.

"Dari hasil autopsi bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," kata Yongki.

Yongki mengatakan, dari hasil autopsi itu pula, kakak adik tersebut dinyatakan meninggal dunia karena sakit.

"Namun dari hasil autopsi juga bahwa karena sakit," imbuh Yongki.

Yongki menyebutkan pihak keluarga ikhlas menerima kepergian kakak adik tersebut. Kedua korban sudah dikremasi.

"Keluarga juga tidak mempermasalahkan dan ikhlas, bahkan waktu itu mau langsung dibawa untuk dikremasi," katanya.

Yongki tidak bisa memastikan waktu kematian keduanya. Namun kedua korban berjenis kelamin perempuan LS dan M ini ditemukan tewas pada Selasa (22/11).

Kedua jasad ditemukan warga pada Senin (21/11). Keduanya ditemukan tewas setelah warga mencium bau tak sedap dari rumah yang ditempati kedua korban.

Kedua korban diketahui merupakan kakak adik. Sang kakak merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sedangkan adiknya pemulung.

Simak juga 'Anak Keluarga Kalideres Sempat Beri Susu-Sisir Rambut Mayat Ibu':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT