ADVERTISEMENT

Sejarawan Kritik Rencana Relokasi SDN Pocin 1: Pemkot Abai Pendidikan Anak

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 14:43 WIB
Relokasi SDN Pondok Cina (Pocin) 1 untuk pembangunan Masjid Raya menimbulkan polemik, Jumat (18/11/2022). Selain itu, para siswa juga harus belajar tanpa guru.
Siswa SDN Pocin 1 belajar tanpa kehadiran guru pada Jumat (18/11) lalu. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Sejarawan JJ Rizal mengkritik Pemkot Depok yang berencana mendirikan masjid di lahan SDN Pondok Cina (Pocin) 1. Menurutnya, Pemkot Depok abai terhadap hak pendidikan anak-anak.

"Pemkot Depok yang bersikukuh akan membangun masjid raya di atas reruntuhan bangunan sekolah dasar memperlihatkan sikap yang abai soal hak atas pendidikan," kata JJ Rizal, Jumat (25/11/2022).

Dia juga menilai Pemkot Depok tak layak mendapatkan predikat kota layak anak. Padahal, sambungnya, Pemkot Depok berkali-kali mendapatkan predikat tersebut dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Saya semakin yakin Depok itu bukan kota layak anak," kata JJ Rizal di akun Twitternya, @JJRizal.

Dia menilai Wali Kota Depok M Idris tidak menaruh perhatian besar soal sarana pendidikan yang merupakan kebutuhan dasar bagi anak-anak.

"Bagaimana dapat disebut kota layak anak jika wali kotanya tak paham bahwa hal paling esensial bagi anak-anak adalah pendidikan dan karena gagal paham utamanya pendidikan anak," ucap dia.

Dia menilai Depok krisis sarana pendidikan anak-anak dari jenjang SD hingga SMA. Padahal, lanjutnya, Depok punya sejarah panjang institusi pendidikan dari masa Chastelein di abad ke-18, lalu kampus Universitas Indonesia (UI) yang hadir pada 1980-an dan disusul institusi lainnya.

Berdasarkan pemberitaan sebuah media, JJ Rizal mengatakan Depok juga kekurangan tenaga pengajar alias guru. Dia menyoroti kiprah M Idris yang sudah menjadi wali kota Depok sejak 2016.

"Meskipun ia pendidik, tapi keadaan sarana prasaran pendidikan di Depok tidak banyak berubah, artikel pers kampus UI 2022 ini menjelaskan selain kekurangan sekolah dan guru, kualitas infrastruktur sekolah pun mengenaskan," bebernya.

Dia juga mengungkit soal lambatnya Pemkot Depok saat memperbaiki atap SDN Pancoranmas 3 Depok yang ambruk. Atap baru diperbaiki setelah 5 bulan berjalan atap sekolah ambruk.

JJ Rizal juga mengungkap SDN Pancoranmas 2 masih mengontrak di bangunan bersejarah, dan sudah berjalan puluhan tahun. Kondisi gedung cagar budaya tersebut juga tidak terurus.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan Video 'Viral Revitalisasi Trotoar Blokir Akses SDN 1 Pocin Depok':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT