ADVERTISEMENT

66 Warga di Bogor Masih Mengungsi Akibat Gempa M 5,6 Cianjur

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 09:02 WIB
Seismograph with paper in action and earthquake - 3D Rendering
Iustrasi gempa (Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9)
Bogor -

BPBD Kabupaten Bogor mengatakan ada 66 orang warga yang mengungsi akibat gempa M 5,6 yang terjadi di Cianjur. Pengungsi terbanyak berasal dari Desa Cibeureum.

"Sebanyak 66 jiwa mengungsi, terbanyak di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, dengan 59 jiwa," kata staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Jalaluddin kepada wartawan, Jumat (25/11/2022).

Gempa yang terjadi pada Senin (21/11) itu mengakibatkan ratusan rumah warga di Kabupaten Bogor rusak. Hingga pukul 06.30 WIB hari ini, tercatat ada 181 rumah warga yang rusak.

"Rinciannya dua rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 141 rumah rusak ringan," ucapnya.

Warga Kecamatan Pacet Kekurangan Air

Sebelumnya, warga Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, yang tak jauh dari Kabupaten Bogor, mengalami kesulitan air bersih pascagempa. Saluran air bersih di wilayah tersebut terputus akibat longsor.

"Disebabkan gempa bumi yang terjadi hari Senin, 21 November 2022, di Kabupaten Cianjur berkekuatan M 5,6, sehingga berdampak kekurangan air bersih," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik Kabupaten Bogor Aris Nurjatmiko, Kamis (24/11).

Aris mengatakan petugas saat ini telah membagikan air bersih untuk warga terdampak. Asesmen kebencanaan juga telah dilakukan di lokasi tersebut.

"Petugas telah melakukan pendistribusian air bersih di lokasi," ujarnya.

Lihat video 'Kendala Penanganan Gempa Cianjur dan Penghadangan Bantuan':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT