Terungkap Sopir TransJ Ditusuk hingga Tewas gegara Ponsel Terlindas

ADVERTISEMENT

Terungkap Sopir TransJ Ditusuk hingga Tewas gegara Ponsel Terlindas

Devi Puspitasari - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 08:31 WIB
Konferensi pers kasus penusukan sopir TransJakarta di Ciracas (Devi Puspitasari/detikcom)
Konferensi pers kasus penusukan sopir TransJakarta di Ciracas (Devi Puspitasari/detikcom)
Jakarta -

Teka-teki penusukan yang menewaskan sopir TransJakarta di Ciracas, Jakarta Timur, akhirnya terungkap. Korban Randi Pramono (30) tewas ditusuk pelaku yang tak terima ponselnya terlindas.

Peristiwa berdarah itu terjadi tepatnya di Jl Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur, pada Selasa (22/11) malam. Randi saat itu baru pulang mengantarkan bus TransJakarta ke pool Cijantung dan hendak pulang ke arah Kranggan.

Dalam perjalanan, ia terlibat cekcok mulut dengan dua pria misterius yang sama-sama naik motor. Salah satu pelaku lalu menghunuskan pisau ke dada Randi hingga mengakibatkan dirinya tewas.

Pelarian pelaku pembunuhan Randi Pramono berakhir singkat. Pada Rabu (23/11) malam, polisi menangkap pelaku. Pelaku berinisial AR mengakui menikam Randi gara-gara ponselnya terlindas.

Berikut fakta-fakta seputar pembunuhan sopir TransJakarta yang dirangkum Jumat (24/11/2022).

Pelaku Ditangkap di Jaksel

Polisi bergerak cepat menyelidiki kasus penusukan yang menewaskan sopir TransJakarta, Randi Pramono. Pelaku berinisial AR akhirnya ditangkap di kawasan Ranco, Jakarta Selatan.

"Alhamdulillah, pelaku tertangkap di daerah Jakarta Selatan dan dalam waktu 1x24 jam pelaku tertangkap," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono dalam jumpa pers di kantornya, Matraman, Jakarta Timur, Kamis (24/11).

Gegara HP Terlindas

Kombes Budi memastikan penusukan korban tidak ada kaitan dengan geng motor. Pelaku AR menusuk korban karena tak terima ponselnya terlindas motor korban.

"Pada saat korban pulang di depan jalan di Kramat Centex, Ciracas, menurut pengakuan tersangka, handphone (tersangka) jatuh, lalu korban menabrak (melindas) HP tersebut," ujar Budi.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.....

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT