ADVERTISEMENT

7 Fakta Kepulan Asap di Gedung Baintelkam Polri

Farih Maulana Sidik - detikNews
Jumat, 25 Nov 2022 07:29 WIB
Kondisi terkini di Mabes Polri
Kondisi di Baintelkam Mabes Polri usai terjadi korsleting hingga asap mengepul (Foto: Marlinda/detikcom)
Jakarta -

Salah satu ruangan di Gedung Baintelkam Mabes Polri sempat dikepung asap tadi malam. Kepulan asap itu berasal dari korsleting pada baterai UPS.

Dirangkum detikcom, Jumat (25/11/2022), ada sejumlah hal terungkap dalam insiden tersebut. Peristiwa ini awalnya dikonfirmasi oleh Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan (Damkar Jaksel) sebagai laporan peristiwa kebakaran.

Namun, kabar itu diluruskan oleh pihak Mabes Polri. Berikut ini fakta-fakta terkait insiden di Mabes Polri malam tadi:

1. Polri Nyatakan Bukan Kebakaran

Kabar terkait kebakaran di Baintelkam Mabes Polri itu dibantah oleh Kepala Pelayanan Markas (Yanma) Mabes Polri Kombes Yudhi Sulistianto Wahid. Yudhi menjelaskan bahwa di gedung Baintelkam memang tengah ada pembongkaran.

"Jadi gini perlu dijelaskan bahwa pada sekitar jam 20.00 WIB malam, jadi ada terjadi korsleting pada saat tukang menyemen baterai yang ada di Baintelkam lagi mau dibongkar. Karena gedung Baintelkam kan memang mau dibongkar kan. Sehingga menimbulkan korslet bukan kebakaran, korslet terhadap baterai UTS milik Baintelkam," kata Yudhi saat dihubungi detikcom pukul 23.28 WIB, Kamis (24/11/2022).

Yudhi menyebut korsleting itu menyebabkan banyak asap yang mengepul seperti terjadi kebakaran. Padalah, tidak ada percikan api yang membesar saat korsleting baterai UPS itu terjadi.

"Bukan (kebakaran), hanya korsleting listrik tidak menimbulkan api hanya percikan menimbulkan asap karena yang korslet itu baterai bentuknya baterai yang beratnya kurang lebih 300-500 Kg," ucapnya.

2. Damkar Sedot Asap

Dia menyebut banyak petugas pemadam kebakaran di lokasi bukan untuk memadamkan kobaran api. Menurutnya, para pemadam kebakaran datang ke Mabes Polri untuk membantu mengeluarkan kepulan asap dari dalam gedung.

"Sekarang ini banyak asap berkumpul karena ruangannya tertutup. Jadi sekarang teman-teman dari Damkar Jaksel dan DKI Jakarta sekarang membantu untuk mengeluarkan asap-asap yang ada di dalam gedung," ujarnya.

Proses pengeluaran asap dilakukan melalui pintu gedung divisi hukum. Yudhi mengatakan titik yang penuh dengan asap itu hanya terjadi di ruangan penyimpan baterai yang mana menjadi penyebab korsleting listrik.

"Situasi sekarang banyak teman-teman dari damkar sedang mengeluarkan asap dengan alat yang ada di pintu masuk di gedung divisi hukum, karena lebih dekat dari pintu divisi hukum daripada pintu masuk Baintelkam. Hanya ruangan itu saja, tempat simpan baterai saja," ujarnya.

Simak video 'Petugas Keluarkan UPS dari Gedung Baintelkam Polri':

[Gambas:Video 20detik]



Simak 5 fakta lainnya di halaman selanjutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT