Kontroversi Guntur Hamzah, Komisi III DPR Tepis Pelanggaran Konstitusi

ADVERTISEMENT

Kontroversi Guntur Hamzah, Komisi III DPR Tepis Pelanggaran Konstitusi

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 15:35 WIB
Adies Kadir
Adies Kadir (Foto: Amir Baihaqi)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir menilai pelantikan Guntur Hamzah menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tak melanggar konstitusi. Dia menilai, apabila hal tersebut melanggar konstitusi, Presiden Joko Widodo tidak akan melantik Guntur.

"Kalau (pelantikan) melanggar konstitusi, kan Presiden nggak mau lantik. Tapi kan ini Presiden lantik, berarti kan Presiden juga melanggar dong kalau ada hal tidak benar. Jadi kan sudah selesailah ya (persoalannya). Kan Presiden sudah lantik," ucap Adies di gedung parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Dia mengatakan DPR telah menerima surat putusan dari Ketua MK Anwar Usman. Surat tersebut, kata dia, bersifat mempertanyakan kepada DPR apakah putusan tersebut bisa dilanjutkan atau tidak.

"Bukan (surat) pemberitahuan, menanyakan apakah yang ini mau dilanjutkan atau tidak sesuai dengan putusan dari MK sendiri. Kan kita selain ditanyakan juga harus jalankan putusan MK juga," katanya.

Sebelumnya, Guntur Hamzah resmi menjadi hakim konstitusi. Guntur membacakan sumpah jabatan di depan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Acara pengucapan sumpah jabatan digelar di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2022). Acara digelar secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Hadir dalam acara itu Menko Polhukam Mahfud Md, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Ketua DPD La Nyalla Mattalitti, Ketua Mahkamah Agung M Syarifuddin, Ketua Wantimpres Wiranto, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, hingga Ketua Komisi Yudisial (KY) Mukti Fajar Nur Dewata.

(ain/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT