ADVERTISEMENT

Tanda Tanya Keluarga Kalideres Jual Barang-barang Sebelum Tewas 'Mengering'

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 24 Nov 2022 13:40 WIB
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dan tim melakukan olah TKP di rumah mayat sekeluarga di Jakbar.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dan tim melakukan olah TKP di rumah mayat sekeluarga di Jakbar. (Rumondang Naibaho/detikcom)
Jakarta -

Polisi mendapatkan sejumlah temuan terkait keluarga Kalideres yang ditemukan tewas 'mengering' dalam rumah. Keluarga Kalideres diketahui sempat menjual barang-barang di rumah sebelum tewas.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, mengapa sekeluarga Kalideres menjual barang-barang miliknya? Apakah ini berkaitan dengan peristiwa kematian sekeluarga tersebut?

"Itu yang kita teliti sekarang. Ini kan berkesinambungan dapat petunjuk ini didalami," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Komunikasi dengan Pegawai Koperasi

Hasil penyelidikan digital forensic diketahui keluarga Kalideres ini jarang berkomunikasi dengan pihak luar. Namun, polisi mendapatkan beberapa petunjuk terkait komunikasi pada ponsel keluarga Kalideres.

"Dari temuan digital forensic kita temukan petunjuk bahwa yang bersangkutan kan sangat jarang berkomunikasi dengan pihak luar, tapi dari beberapa komunikasi ini menjadi petunjuk bagi kami. Siapa yang dihubungi, si A kita dalami siapa ini," beber Hengki.

Polisi juga telah memintai keterangan pegawai koperasi yang sempat melakukan survei ke rumah korban. Saat itu diketahui keluarga Kalideres ini hendak menggadaikan rumahnya.

"Bahkan koperasi simpan pinjam itu begitu kita temui bisa langsung menebak 'oh kasus Kalideres ya. Tidak seperti itu ceritanya'," tutur Hengki Haryadi.

Barang Diletakkan di Luar Rumah

Polisi juga sempat meminta keterangan beberapa orang yang dihubungi keluarga Kalideres terkait penjualan barang-barang dalam rumah. Dari keterangan saksi diketahui keluarga Kalideres tidak berinteraksi saat melakukan transaksi.

"Kemudian kita ketemu lagi yang lain 'oh dia menghubungi untuk menjual barang segala macam'. Sempat masuk atau tidak? Oh ternyata barangnya sudah disiapkan di luar tinggal ngambil. Jadi ini bener-bener interkolaborasi kita kedepankan scientific crime investigation," bebernya.

Hengki menambahkan pihaknya juga sedang mendalami ke mana uang-uang hasil penjualan aset keluarga Kalideres ini.

"Iya itu sedang kita dalami. Sabar masih banyak teka-teki, tapi yakinlah kita tetap bekerja untuk mencapai kesimpulan," katanya.

Simak Video: Anak Keluarga Kalideres Sempat Beri Susu-Sisir Rambut Mayat Ibu

[Gambas:Video 20detik]



(mea/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT