ADVERTISEMENT

Pimpinan DPR Upayakan Proses Cepat Calon Panglima TNI Sebelum Reses

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Rabu, 23 Nov 2022 14:16 WIB
Sufmi Dasco Ahmad (Matius Alfons/detikcom).
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya belum menerima surat presiden (surpres) calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa ke DPR. Dasco berharap surpres itu dapat diterima oleh pimpinan DPR secepatnya.

"Yang pertama-tama perlu saya sampaikan bahwa sampai hari ini itu surpres dari presiden belum kita terima, tapi mudah-mudahan minggu ini sudah masuk ke DPR," kata Dasco kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Dasco memastikan pihaknya bakal langsung memproses pergantian Panglima TNI di DPR jika surat itu sudah diterima. Termasuk melakukan fit and proper test dan mengesahkan nama calon panglima yang dipilih Jokowi.

"Dan tentunya kalau sudah masuk kita akan proses sesuai mekanisme yang berlaku agar apa yang diharapkan, termasuk tidak ada pelanggaran undang-undang," katanya.

"Kita nanti minta supaya surat diproses sesuai mekanisme tapi dengan waktu yang cepat, begitu," imbuhnya.

Ketua Harian DPP Gerindra ini membuka kemungkinan calon panglima tersebut disahkan sebelum DPR masuk masa reses pada 15 Desember mendatang. "Mengingat waktu yang kita mau reses ini kan tanggal 15 Desember sehingga kita akan upayakan proses-proses itu berjalan sampai sebelum kita reses," ujar Dasco.

Jokowi Kirim Surpres Calon Panglima

Sebelumnya diberitakan, Presiden Jokowi akan mengirimkan surpres calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa ke DPR hari ini. Surpres dikirimkan hari ini mengingat DPR bakal memasuki masa reses.

"Surpres penggantian Panglima TNI itu, kita kan reses, dalam beberapa waktu ke depan akan reses di DPR. Kita sudah menghitung. Pada hari ini kita akan kirim kepada DPR surpresnya," kata Mensesneg Pratikno di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (23/11).

Namun Pratikno belum bisa menyebutkan nama calon Panglima TNI itu. Dia mengatakan nama itu akan dibuka setelah surpres dikirim ke DPR.

"Nanti. Kalau sudah diterima dari DPR, nanti dari DPR-lah yang menyampaikan," ujar Pratikno.

Dia juga mengungkapkan kriteria calon Panglima TNI pengganti Andika Perkasa. Menurut Pratikno, calon Panglima TNI berasal dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif.

"Jelas kalau calon Panglima TNI itu pasti dari kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif. Kan clue-nya gitu," ujar dia.

(fca/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT