Siswa Berprestasi Riau Disambut Pesawat Terbang Rendah
Senin, 24 Jul 2006 17:08 WIB
Pekanbaru -
Tiga pelajar asal Riau setingkat SMA meraih penghargaan internasional dalam bidang Fisika, Kimia dan bahasa Inggris. Siswa berprestasi ini mendapat bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Provinsi Riau. Pemerintah Provinsi Riau, Senin (24/7/2006) menyambut kedatangan sejumlah pelajar yang berprestasi di tingkat internasional dan nasional tahun 2006. Puncak acara penyambutan ini di dilaksanakan di halaman Gedung Gubernuran, Jl Diponegoro. Acara yang disaksikan para pejabat dan pelajar ini juga dimeriahkan dengan pesawat tempur milik TNI AU Pekanbaru yang terbang rendah. Mereka yang berprestasi itu pertama, Irwan Ade Putra dari SMA I Pekanbaru. Dia meraih mendali emas Olimpiade Fisika Internasional di Singapura tahun 2006. Dia juga meraih mendali emas Olimpiade Fisika Asia di Khazakstan tahun 2006. Pemenang Olimpiade Sains Nasional tahun 2005 ini mendapat hadiah dari Gubernur Riau Rusli Zainal uang sebesar Rp 50 juta. Irawan adalah anak dari keluarga kebanyakan. Ayahnya bekerja di bengkel sepeda motor di Pekanbaru. Sedangkan ibunya penjahit pakaian wanita. Kedua, Hamdani Rasyid, siswa SMA 8 Pekanbaru. Dia meraih mendali perunggu dalam Olimpiade Kimia tahun 2006 di Seoul, Korea Selatan. Anak seorang dosen Universitas Riau ini menerima hadiah dari Pemprov Riau sebesar Rp 30 juta. Ketiga, Teddy dari SMA 1 Pekanbaru, meraih mendali emas debat Bahasa Inggris World School Debating Championship (WSDC) di Wales, London. Dengan meraih juara emas, Teddy telah turut memperbaiki peringkat Indonesia dari 39 menjadi urutan ke 19 dunia di atas Jerman, Belanda dan Filipina. 5 Pelajar Riau lainnya merebut medali di tingkat nasional. Mereka adalah Anjani, siswa SMA I Pekanbaru, meraih juara I bidang Presenter Sains 2006 di Jakarta. Prayoga, siswa SMA 1 Pekanbaru, juara 2 Karya Ilmiah Nasional di Surabaya. Reisha Rahmatu Dewi dari SMA 8 Pekanbaru meraih mendali emas bidang Kimia Nasional. Disusul Puja Pramudya dari SMA 8, juara nasional lomba essay Lingkungan Hidup Sedunia di Jakarta. Terakhir, Nina Aripa dari SAM 8 Pekanbaru, juara pertama Pembelajaran Bahasa Inggris tingkat nasional di Jakarta. Saat ini pelajar ini dikirim ke Amerika untuk belajar satu tahun atas nama siswa Indonesia. Juara pertama diberi hadiah Pemprov Riau sebesar Rp 20 juta, juara II Rp 15 juta dan ketiga Rp 10 juta. Gubernur Riau Rusli Zainal kepada wartawan mengatakan, pihaknya telah menyediakan dana khusus siswa berprestasi sebesar Rp 1 miliar. Dana ini diperuntukkan bagi pelajar yang membawa nama Riau di tingkat nasional dan internasional. "Sebagai bentuk kepedulian kita atas siswa berprestasi itu, kita telah menganggarkan dana untuk mereka. Selain itu, untuk mengembangkan dunia pendidikan di Riau, kita juga akan memperbaiki mutu guru dan fasilitas pendidikan itu sendiri," kata Rusli Zainal.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
