Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Festival 'Berdendang Bergoyang'

ADVERTISEMENT

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Festival 'Berdendang Bergoyang'

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 12:59 WIB
Festival Berdendang Bergoyang Hari Ketiga Dibatalkan, Ini 5 Hal Diketahui
Festival Berdendang Bergoyang (Foto: Dok. Polisi)
Jakarta -

Penyelidikan kericuhan hingga menyebabkan sejumlah orang pingsan dalam festival Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Jakarta Pusat, masih dilakukan. Ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka baru oleh kepolisian.

"Berdendang Bergoyang per kemarin sore berdasarkan hasil gelar tersangka bertambah dua orang. Jadi total keseluruhannya ada empat orang," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Kedua tersangka baru itu masing-masing berinisial AL dan MA. Keduanya dijerat dengan Pasal 55 KUHP atau turut serta membantu terjadinya pelanggaran pidana.

"Pasal 55, turut serta. Ancamannya bulanan. Tidak dilakukan penahanan," katanya.

AL dan MA merupakan penanggung jawab perizinan dan penanggung jawab promosi. Keduanya berperan dalam terjadinya kericuhan di festival Berdendang Bergoyang.

"Sementara ini yang kami peroleh dan hasil keterangan dari orang-orang yang kita periksa termasuk pendapat para ahli, ada 3 ahli yang kita mintai pendapat dan semuanya sependapat ada dua tersangka yang ikut andil, turut serta, dalam permasalahan tersebut," tutur Fadil.

Dua Tersangka Awal Kasus Berdendang Bergoyang

Sebelumnya polisi telah menetapkan 2 tersangka baru. Dua tersangka itu berinisial HA dan DP. Keduanya dianggap paling bertanggung jawab dalam kisruhnya festival musik tersebut.

"HA penanggung jawab dan DP direktur," ucap Komarudin.

Komarudin menerangkan manajemen hingga penanggung jawab 'Berdendang Bergoyang' dapat terancam pidana kelalaian hingga Kekarantinaan Kesehatan.

"Kepada mereka ataupun kepada pihak manajemen ataupun penanggung jawab kami kenakan pasal dugaan ya, dugaan Pasal 360 ayat 2 akibat lalainya menyebabkan orang lain luka, serta Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan," kata Kombes Komarudin kepada wartawan di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (4/11).

Lihat Video: Pihak GBK Kecewa dengan Promotor Berdendang Bergoyang

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT