Polisi: EO Jangan Khawatir Festival Musik Batal, Cukup Patuhi UU

ADVERTISEMENT

Polisi: EO Jangan Khawatir Festival Musik Batal, Cukup Patuhi UU

Ilham Oktafian - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 19:15 WIB
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Penyelenggara festival musik khawatir acara dibatalkan dampak kasus Berdendang Bergoyang. Polisi memastikan festival musik dapat digelar asalkan mengikuti aturan berlaku.

"Untuk promotor, para event organizer (EO) tidak perlu khawatir kalau memang sudah schedule atau melaksanakan kegiatan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat ditemui detikcom, Selasa (15/11/2022).

Dia meminta para promotor atau EO mengikuti undang-undang (UU) yang berlaku jika hendak menggelar acara. Polisi juga akan mengamankan acara jika panitia memberikan pemberitahuan.

"Cukup patuhi berbagai ketentuan UU yang berlaku, yang dikeluarkan pemerintah pusat maupun daerah tentu tidak akan jadi masalah. Silakan diajukan. Nanti akan kita kaji, survei SOP dan kita memastikan agar siap mengamankan jalannya pagelaran. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan," jelasnya.

Dia mengingatkan para promotor menyesuaikan penyelenggaraan acara dengan kebijakan terbaru dari pemerintah. Untuk di Jakarta, dia mengingatkan soal kapasitas penonton dibatasi 70%.

"Sesuaikan dengan kebijakan terbaru. Yang menjadi krusial adalah pola yang dilakukan EO yang cenderung menjual tiket jauh-jauh hari. Seperti event yang dilakukan bulan Maret itu sudah dijual dari sekarang," katanya.

"Jika ada perubahan jelang event, EO harus menyesuaikan, jangan memaksakan. Seperti misalnya PPKM level 1 kapasitas 100 persen, tapi ada kebijakan diturunkan jadi 70 persen. Penyelenggara harus menyesuaikan," tegasnya.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Sandiaga Uno Bicara soal Izin Konser di Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT