Melihat Lebih Dekat Revitalisasi Trotoar Lebar di Margonda Depok

ADVERTISEMENT

Melihat Lebih Dekat Revitalisasi Trotoar Lebar di Margonda Depok

Devi Puspitasari - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 11:33 WIB
Revitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, Depok
Revitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, Depok (Foto: Devi/detikcom)
Jakarta -

Pelebaran trotoar di Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat (Jabar) ditargetkan rampung pada akhir tahun 2022. Bagaimana kondisi terkininya?

Pada Selasa (22/11/2022), detikcom menyambangi proyek trotoar Jalan Margonda Raya baik yang ke arah Jakarta maupun sebaliknya. Secara garis besar kondisi trotoar sudah hampir tuntas tetapi lubang-lubang drainase tampak belum tertutup.

Revitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, DepokRevitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, Depok Foto: Devi/detikcom

Pada sisi trotoar yang berbatasan dengan jalan terlihat sisa-sisa karung dan pasir galian. Lebar trotoar sendiri kurang lebih 6 langkah orang dewasa.

Revitalisasi trotoar ini sempat dikeluhkan karena menambah buruk kemacetan. Apalagi, sudah jadi hal yang umum bila Jalan Margonda Raya ini menjadi akses utama bagi warga Depok yang bekerja di Jakarta.

Salah seorang warga bernama Reni (29) awalnya mengira bila proyek tersebut adalah pelebaran jalan, bukan revitalisasi trotoar. Reni mengatakan bila Jalan Margonda Raya yang memiliki 3 lajur saja masih belum mampu menampung laju para pengguna jalan sehingga kerap berimbas pada kemacetan.

"Saya kira mau dilebarin jalannya, karena kan macet terus. Ternyata dibikin trotoar," ujar Reni.

Pendapat agak lain disampaikan pengemudi ojek online (ojol) bernama Agus (32). Dia menilai revitalisasi trotoar ini tak berpengaruh banyak bagi dirinya selaku ojol.

"Ada atau nggak ada buat pengemudi ojek online ya sama. Kalau parkir di trotoar atau bahu jalan dikempesin atau diusir. Jadi sama aja," ucap Agus.

Revitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, DepokRevitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, Depok Foto: Devi/detikcom

Di sisi lain, seorang juru parkir bernama Abdul (40) menyebut mobil kini cukup sulit mencari lokasi parkir di Jalan Margonda Raya. Apabila ketahuan, lanjut Abdul, maka mobil yang parkir di trotoar akan digembok.

"Nggak boleh parkir mobil lagi, cuma bisa motor, kalo motor parkirnya melewati batas trotoar langsung dikempesin Dishub, kalau mobil digembok," ujar Abdul.

Sedangkan bagi Salsa (18) dan Jonathan (18), adanya trotoar ini mempermudah bagi mereka yang memang sebagai pejalan kaki. Apalagi keduanya memang terbiasa ke kampus melintasi trotoar itu.

"Ke kampus pasti lewat trotoar ini, paling dua kali seminggu lewat trotoar ini menurutku cepet juga," ujar Salsa.

"Cuma lebih bagus aja dilihatnya, fungsinya buat jalan juga. Kalau macet karena proyek kan wajar. Macet lebih karena pengendara motor parkir di pinggir jalan," imbuh Jonathan.

Revitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, DepokRevitalisasi trotoar di Jalan Margonda Raya, Depok Foto: Devi/detikcom

Sebelumnya pada Oktober 2022 Kepala Dinas PUPR Depok Citra Indah Yulianty mengatakan target penataan jalur pedestrian Jalan Margonda Raya adalah Desember 2022. Proyek ini sebelumnya sempat menjadi masalah pula karena menutup akses SDN Pondok Cina (Pocin) 1.

"Yah pokoknya semua sampai 16 Desember 2022," kata Indah.

(dhn/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT