Gerindra Minta JakPro Gerak Cepat Agar Kampung Susun Bayam Segera Dihuni

ADVERTISEMENT

Gerindra Minta JakPro Gerak Cepat Agar Kampung Susun Bayam Segera Dihuni

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 22 Nov 2022 08:32 WIB
Anggota DPRD DKI Jakrata fraksi Gerindra Ichwanul Muslimin
Ichwanul Muslimin (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Gerindra Ichwanul Muslimin meminta agar PT Jakarta Propertindo (JakPro) segera menyelesaikan urusan administrasi hingga sewa Kampung Susun Bayam. Gerindra ingin warga segera bisa menempati rumah susun itu.

"Proses tetap berjalan, saya di Komisi B juga tetap mengawal proses ini supaya bisa sesuai apa yang diharapkan kita semua. Makanya kita kawal supaya bisa segera dihuni berikut semua administrasinya juga nggak ada masalah," kata Ichwanul kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Ichwanul mengaku telah berkomunikasi dengan JakPro terkait persoalan Kampung Susun Bayam ini. Dia menyebut JakPro sedang melakukan persiapan bersama Pemprov DKI.

"Saya sudah tanya ke pihak JakPro terkait hal ini memang semua sedang disiapkan, karna proses ini tidak hanya di JakPro tapi juga ada administrasi antara JakPro dengan Pemprov DKI," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, warga calon penghuni Kampung Susun Bayam menuntut segera bisa masuk ke hunian yang baru diresmikan Oktober kemarin. Warga sebelumnya direncanakan bisa menghuni rusun itu pada 20 November 2022. Ternyata sampai sekarang warga belum bisa menghuni rusun baru itu. Kini, JakPro berjanji ke warga, Kampung Susun Bayam bisa dihuni mulai Maret 2023.

"Kita garansi kalau Maret, kita buat sebuah kebijakan internal yang mengharuskan JakPro membawa, menjalankan kebijakannya sementara hingga transisi Pemprov," kata Community Development (JakPro) Hifdzi Mujtahid kepada wartawan di Kampung Susun Bayan, Jakarta Utara, Senin (21/11/2022).

"Jadi ini kan masalah prediksi saja, jadi diprediksi awal kita memprediksi bahwa dalam satu bulan kita bisa mengupayakan hal yang lebih mudah. Namun, setelah kita komunikasi dengan dinas-dinas terkait, ternyata cukup rumit dan ada beberapa step yang kita terlewat. Nah, estimasi 1 Maret itu kita menghitung paralel JakPro akan membuat kebijakan sendiri," imbuhnya.

Lihat juga video 'Heboh PSSI Sebut JIS Tak Layak, Jakpro Ungkap 10 Poin Standar FIFA':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT