2 Siswi SD Korban Pelecehan Remaja Jaksel Dirujuk ke P2TP2A

ADVERTISEMENT

2 Siswi SD Korban Pelecehan Remaja Jaksel Dirujuk ke P2TP2A

Mulia Budi - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 23:36 WIB
Ilustrasi pelecehan seksual
lustrasi pelecehan seksual terhadap anak. (iStockphoto)
Jakarta -

Polisi berhasil menangkap pelaku pelecehan seksual yang menimpa dua siswi SD di Cipete Utara, Jakarta Selatan (Jaksel). Adapun dua siswi korban pelecehan telah dirujuk ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

"Kami tentu melakukan pendekatan kepada korban, pendampingan-pendampingan dari P2TP2A karena ini sama-sama anak prosedurnya seperti demikian," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Irwandhy, kepada wartawan di Polres Jaksel, Senin (21/11/2022).

Irwandhy mengatakan pelaku pelecehan itu berinisial D dan masih berusia 15 tahun. Dia menuturkan pelaku juga mendapatkan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) lantaran masih di bawah umur.

"Untuk pelaku sudah dilakukan pemeriksaan, sementara sudah kami lakukan pemeriksaan, masih bersama tim penyidik, pendampingan-pendampingan, karena kebetulan pelaku juga masih di bawah umur," ucapnya.

Dia mengatakan D sempat menonton video porno sebelum melakukan aksi pelecehan seksual tersebut. Dia mengimbau para orang tua untuk lebih waspada mengcek dan mengawasi ponsel anaknya.

"Ini menjadi perhatian kita semua, kita miris sekali karena yang bersangkutan (pelaku) masih di bawah umur. Inilah wujud edukasi kita agar lebih berhati-hati mengecek lagi lah, kita ngecek HP-HP anak-anak kita, karena setelah kami melakukan pendalaman-pendalaman sampai saat ini motifnya karena yang bersangkutan sempat menonton video porno menggunakan gadgetnya," tuturnya.

Sebelumnya, polisi menyelidiki kasus pelecehan seksual yang menimpa dua siswi SD di Jalan Damai, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Pelaku ditangkap polisi.

"(Pelaku sudah) ditangkap," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi kepada detikcom.

Pelaku ditangkap kemarin (Minggu, 20/11) malam. Nurma menyebut pelaku ditangkap di daerah Cipete.

"Di Cipete," imbuhnya.

(dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT