Wapres Minta Ulama Tingkatkan Peran dalam Bencana

Wapres Minta Ulama Tingkatkan Peran dalam Bencana

- detikNews
Senin, 24 Jul 2006 12:14 WIB
Jakarta - Ulama diminta meningkatkan perannya setelah bencana. Omongan ulama dianggap lebih diperhatikan masyarakat ketimbang kepala desa.Permintaan itu disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya saat membuka Rakernas MUI di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (24/7/2006).Setelah bencana, ulama diminta menyampaikan pengumuman kepada masyarakat. Sebab masyarakat lebih taat dengan imbauan ulama dibandingkan perangkat desa."Kalau ulama 90-100 persen rakyat akan taat, kalau kepala desa hanya 70 persen. Karena itu diperlukan kerjasama yang baik antara kepala desa dan ulama," tegas Kalla.Dia meminta speaker-speaker masjid diaktifkan lagi. Speaker masjid diharapkan bisa memberikan pengumuman kepada masyarakat 10 menit setelah gempa, sehingga masyarakat dapat menyelamatkan diri.Kalla juga meminta rentetan musibah yang terjadi tidak terlalu dibesar-besarkan. Namun diakuinya, sistem komunikasi media yang terbuka membuat musibah kecil dan di mana pun kejadiannya dapat diketahui masyarakat, sehingga musibah kecil pun jadi musibah nasional."Dulu banjir dan longsor di Kalimantan tidak diketahui. Dewasa ini media begitu terbuka atau luas. Beberapa rumah yang roboh karena longsor pun menjadi diketahui, sehingga terbayang oleh kita musibah betul-betul banyak walau musibah itu kecil," beber Wapres.Menurut Kalla, meski terjadi bencana baik besar dan kecil, pemerintah tidak bisa menolak musibah. Pemerintah hanya bisa mengurangi jumlah korban dan menyelamatkan harta rakyat yang terkena korban. Ditambahkan Kalla, gempa itu hal yang biasa. Dia mencontohkan Jepang yang hampir setiap hari dilanda gempa. Namun karena bangunan di sana tahan gempa, maka rumah yang roboh jumlahnya sedikit.Bercermin kepada Jepang, ujar Kalla, pemerintah berencana membuat rumah tahan gempa dalam waktu dekat. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads