Polisi Ungkap Tak Ada Bercak Darah di Rumah Sekeluarga Tewas Mengering

ADVERTISEMENT

Polisi Ungkap Tak Ada Bercak Darah di Rumah Sekeluarga Tewas Mengering

Muhammad Hanafi - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 18:11 WIB
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi.
Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap hasil olah TKP tim forensik Polri hingga Polda Metro Jaya di rumah sekeluarga yang tewas 'mengering' di Kalideres, Jakarta Barat. Berdasarkan olah TKP, pihak kepolisian tidak menemukan pihak lain dan bercak darah di dalam kediaman sekeluarga tersebut.

"Kami juga perlu jelaskan bahwa dari hasil olah TKP kami yang melibatkan juga laporan tim forensik polri yang mana tugasnya salah satunya adalah mencari jejak-jejak termasuk mencari DNA, apakah ada pihak luar yang masuk ke dalam TKP," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Hengki memastikan berdasarkan penelusuran jejak tersebut tidak ada pihak lain yang sempat masuk ke rumah. Dia memastikan hanya ada jejak DNA 4 keluarga yang menghuni rumah tersebut.

"Hasil olah TKP kemarin ternyata tidak ditemukan jejak-jejak yang lain di luar dari pada 4 penghuni," ucapnya.

Selain itu, Hengki menyebut pihaknya tidak menemukan bercak-bercak darah di dalam rumah tersebut. Selain itu, seluruh pintu di rumah itu terkunci dari dalam.

"Tidak ditemukan bercak-bercak darah, termasuk di lantai 2, kemudian semua pintu pada saat pertama kali masuk dan juga keterangan saksi itu dikunci dari dalam," ujar dia.

Sekeluarga Tewas 'Mengering'

Untuk diketahui, penemuan empat mayat satu keluarga di dalam rumah di Perum Citra Garden I Extension, Kalideres, Jakarta Barat, membuat geger. Keempat mayat itu ialah Rudyanto Gunawan (71), Margaretha (68), Budianto Gunawan (68), dan Dian (42).

Polisi mengungkap hasil autopsi empat sekeluarga tewas 'mengering' di Kalideres diduga karena 'tidak makan dan minum cukup lama'.

Keempat mayat itu ditemukan di dalam rumah sendiri dalam keadaan rumah terkunci dari dalam. Rumah korban juga dalam kondisi rapi. Keempat mayat ditemukan di dalam ruangan yang berbeda-beda.

Ditemukan pula adanya lilin, kapur barus, hingga bedak tabur di rumah. Polisi menduga bedak bayi dan kapur barus untuk menghilangkan bau.

Dari hasil autopsi juga tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Selain itu, keempatnya tewas dalam waktu berbeda dalam 3 minggu.

(maa/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT