Om di Keluarga Kalideres Kontak Mediator Jual Rumah Sebelum Tewas 'Mengering'

ADVERTISEMENT

Om di Keluarga Kalideres Kontak Mediator Jual Rumah Sebelum Tewas 'Mengering'

M Hanafi Aryan - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 17:47 WIB
Tim Inafis hingga Labfor melakukan olah TKP di rumah sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat.
TKP sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. (Rumondang Naibaho/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengungkap perkembangan penyidikan kasus empat orang sekeluarga tewas dalam satu rumah di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Polisi menyebut keluarga tersebut sempat menghubungi mediator jual beli rumah.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyebut keluarga itu sangat jarang berkomunikasi dengan pihak luar. Hengki menyebut pihaknya kemudian melakukan penelusuran lewat rekam jejak digital.

"Kami temukan beberapa pihak dihubungi korban, kami temukan beberapa petunjuk," ujar Hengki dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/11/2022).

Dia mengatakan salah satu nomor yang dihubungi adalah mediator jual beli rumah. Menurutnya, ada rencana penjualan rumah keluarga tersebut.

"Salah sau nomor ini kami telusuri, kami ambil keterangan saksi. Akhirnya kita peroleh tiga orang saksi penting, ternyata satu orang ini adalah mediator jual beli rumah," ujarnya.

Dia mengatakan saksi tersebut mengajak rekannya yang sama-sama mediator jual beli rumah. Hengki menyebut orang yang menghubungi mediator jual beli rumah itu adalah salah satu korban tewas, yakni Budiyanto.

"Salah satu saksi, dia mengajak rekannya sama-sama mediator penjualan rumah dan saat tu salah satu penghuni atau yang meninggal atas nama almarhum Budiyanto untuk jual rumah tersebut," ujarnya.

Sebagai informasi, empat orang sekeluarga yang tewas di Kalideres itu adalah Rudiyanto Gunawan (71) yang berstatus sebagai ayah, Renny Margaretha (68) yang berstatus ibu, Dian Febbyana (42) yang berstatus anak dan adik Rudi atau om bernama Budiyanto Gunawan (69).

Simak Video: Dua Anak dari Keluarga Tewas 'Mengering' di Kalideres Diperiksa Polisi!

[Gambas:Video 20detik]




(haf/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT