Prabowo Bertemu Menhan AS di Jakarta, Ini yang Dibahas

ADVERTISEMENT

Prabowo Bertemu Menhan AS di Jakarta, Ini yang Dibahas

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 16:04 WIB
Menhan RI Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Lloyd J. Austin III di Kantor Kemenhan, Jakarta.
Menhan RI Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Lloyd J Austin III di Kantor Kemenhan, Jakarta. (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Menhan RI Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serikat Lloyd J Austin III di Kantor Kemenhan, Jakarta. Dalam pertemuan ini, keduanya membahas kerja sama pertahanan meliputi pendidikan prajurit TNI, peralatan pertahanan, hingga pelatihan bersama.

"Dan saya menyampaikan kepuasan terhadap kerja sama kedua negara hingga saat ini. Hubungan kedua negara telah berlangsung berpuluh tahun dan berada dalam situasi yang sangat baik," ujar Prabowo dalam konferensi pers, Senin (21/11/2022).

Diketahui, pertemuan Prabowo dan Austin ini merupakan yang keempat kalinya dalam dua tahun terakhir. Prabowo menyebutkan terdapat program bersama yang perlu diselesaikan, khususnya terkait prisoner of war (POW) dan missing in action (MIA) recovery yang ada wilayah Indonesia.

"Kami berjanji untuk mempercepat ini dan kami ingin membantu mereka membawa kembali pahlawan mereka yang gugur," ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Austin mengatakan hubungan persahabatan antara AS dan Indonesia dalam bidang pertahanan telah berlangsung selama 70 tahun terakhir. Dia menilai Indonesia telah menunjukkan kemampuannya mempertahankan kedaulatan dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

"Amerika Serikat bangga bekerja sama dengan Anda untuk memastikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," ucap Austin.

Austin juga mengatakan akan membahas lebih jauh terkait kerja sama antara AS dan Indonesia. Terlebih dia berminat untuk meningkatkan investasi di bidang pendidikan.

"Dalam pertemuan ini, kami membahas upaya untuk memperdalam kemitraan, termasuk di dalamnya memperluas interoperabilitas, meningkatkan investasi di bidang pendidikan," ujar dia.

(ain/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT