50 Contoh Majas Sarkasme beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

ADVERTISEMENT

50 Contoh Majas Sarkasme beserta Pengertian dan Ciri-cirinya

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 10:29 WIB
Contoh Majas Sarkasme
Contoh Majas Sarkasme | Foto: Istimewa
Jakarta -

Daftar contoh majas sarkasme di bawah ini bisa kamu gunakan sebagai referensi untuk membuat kalimat dengan menggunakan majas sarkasme. Majas sarkasme adalah salah satu jenis majas yang termasuk jenis majas sindiran.

Untuk diketahui, seperti dikutip dari buku 'Ultralengkap Peribahasa Indonesia, Majas, Plus Pantun, Puisi, dan Kata Baku Bahasa Indonesia' oleh Nur Indah Sholikhati, majas terdiri atas beberapa jenis yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas sindiran, dan majas penegasan.

Majas sarkasme adalah termasuk salah satu jenis majar sindiran. Pengertian majas sindiran adalah majas atau gaya bahasa yang mengungkapkan sindiran terhadap sesuatu.

Berikut ini penjelasan tentang majas sarkasme mulai dari pengertian majas sarkasme, ciri-ciri majas sarkasme dan contoh-contohnya.

Pengertian Majas Sarkasme

Masih mengutip dari sumber yang sama, pengertian majas sarkasme adalah termasuk jenis majas sindiran yang menggunakan metode penyampaian dengan penggunaan konotasi yang kasar dan blak-blakan.

Majas sarkasme merupakan kelas tertinggi dari jenis majas sindiran karena mengungkapkan sindiran secara langsung dengan kata-kata yang kasar dan keras. Biasanya, majas sarkasme digunakan ketika seorang dalam kondisi emosi yang marah besar.

Menurut Dwi Sunar Prasetyo dalam bukunya 'Buku Lengkap Majas dan 3000 Peribahasa', majas sarkasme bermaksud untuk menyindir atau menyinggung seseorang atau sesuatu dengan dapat berupa penghinaan.

Majas sarkasme mengekspresikan rasa kesal dan marah dengan bisa digunakan dalam konteks humor. Majas dengan ungkapan kasar yang kerap bisa menyakiti perasaan orang lain ini juga erat kaitannya dengan ironi.

Ciri-ciri Majas Sarkasme

Menurut Hadi Gunawan dalam buku 'Majas dan Peribahasa', ciri khas penggunaan majas sarkasme ini langsung menyindir pada sasaran. Pada gaya majas sarkasme ini juga tidak ada sopan-santun sama sekali.

Berdasarkan penjelasan dari sumber-sumber di atas, maka data dijabarkan ciri-ciri dari majas sarkasme adalah sebagai berikut:

  • Sifatnya menyindir atau menyinggung
  • Konotasi kasar atau keras
  • Penyampaiannya blak-blakan
  • Dapat berupa penghinaan
  • Biasanya tidak ada sopan-santun

Contoh-contoh Majas Sarkasme

Berikut ini beberapa daftar contoh kalimat yang menggunakan majas sarkasme yang dapat kamu jadikan referensi dalam membuat kalimat bermajas sarkasme:

  1. Kalau bertemu denganmu rasanya aku ingin muntah!
  2. Melihat muka kau saja aku sudah jijik!
  3. Anak itu benar-benar otak udang!
  4. Dasar babu gak berguna sama sekali!
  5. Pergi sana jadi gembel jalanan!
  6. Jangan bertingkah seperti orang kere!
  7. Mampus kau, dasar manusia tak tahu diri!
  8. Dasar bodoh, menghitung uang saja tak becus!
  9. Mengerjakan soal seperti ini saja tidak bisa, dasar bodoh!
  10. Dasar otak udang, disuruh mengerjakan pekerjaan yang sangat mudah saja kau tidak bisa. Lalu, apa yang kau bisa?
  11. Cepak kemari, ari tadi dipanggil masih saja kau asyik bermain di situ. Apa kau tak punya telinga?
  12. Biarkan saja dia bermimpi sebab itu saja yang ia bisa. Harta dan keahlian saja ia tak punya, bagaimana ia akan mewujudkan mimpinya?
  13. Untuk apa kau letakkan tangan di sini? Bukannya membantu pekerjaan kita, justru tangga ini membuat semakin sempit. Campakkan saja tangga ini ke sana!
  14. Aku tak peduli dengan air matanya, bahkan jika dia menangis darah sekalipun. Aku tak akan tertipu lagi dengan ar mata buayanya.
  15. Dasar anak tak tahu diri! Dari kecil kau kami rawat dan kami kasih makan, sekarang setelah dewasa dan sukses di rantau malah tak kau anggap lagi kami ini sebagai orang tuamu.
  16. Buat apa kamu datang ke sini? Kami sudah tidak membutuhkan orang yang tak bisa apa-apa dan tak berguna sepertimu.
  17. Mengapa masih saja kau melewati jalan ini? APa kau tak bisa melihat peringatan di ujung gang sana yang tertulis jalan ini tengah diperbaiki?
  18. Aku tak heran jika dia gagal ujian. Otak dungu seperti dia tak akan mampu lulus ujian tanpa mencontek dan bantuan dari orang lain.
  19. Soal semudah ini saja tidak bisa kamu kerjakan? Dungu sekali kamu!
  20. Mulutmu harimaumu yang siap menerkam dirimu!
  21. Kambing saja tidak mandi bisa laku, apalagi kamu!
  22. Tak sudi aku tinggal di gubuk reyot ini. Mana banyak nyamuk lagi!
  23. Orang dengan IR rendah sepertimu tak akan pernah bisa lulus ujian nasional!
  24. Putih benar wajahmu, sampai bisa disendoki bedaknya.
  25. Dasar hanya sampah masyarakat kau!
  26. Dungu sekali kau ini! Sudah diberitahu berkali-kali saja masih juga tetap tidak mengerti.
  27. Gajah bengkak tidak seharusnya ada di sini!
  28. Buang saja foto lamamu itu, muak betul aku melihatnya!
  29. Dasar buaya, seenaknya saja kau perlakukan aku seperti ini!
  30. Dasar gajah, tak lihatkah kau aku sedang berdiri di depanmu!
  31. Tak sadarkah kau, perbuatamu itu sangat memalukan!
  32. Dia hanyalah sampah masyarakat yang tak berguna!
  33. Dia itu sangat dungu dan tak tahu apa-apa.
  34. Anak itu sangat tolol sehingga membuatku muak.
  35. Cih dasar mulut burung yang bisanya hanya berkicau saja!
  36. Dungu betul kau ini, soal berhitung saja tidak bisa!
  37. Dungu dirawat, pantas saja diberitahu susah mengerti!
  38. Hai kau! Jadi orang jangan suka menjilat seperti anjing.
  39. Coba kau pikirkan lagi, otakmu kau taruh di mana?
  40. Mau muntah aku melihat wajahmu, pergi sana!
  41. Dasar kerbau dungu, kerja begini saja tidak becus!
  42. Dasar rakus, makanan satu meja kau habiskan semua!
  43. Otakmu itu sudah bukan otak manusia lagi. Otakmu itu sudah jadi otak udang!
  44. Aroma badanmu benar-benar membuatku mual!
  45. Mampus sajalah kau dikutuk nasib!
  46. Dasar tak tahu diri, sudah menumpang di rumah orang tapii lupa berterima kasih!
  47. Tak selera aku mencicipi masakanmu ini, baunya saja sudah tak sedap apalagi rasanya.
  48. Dasar tua-tua keladi! Tidak sadar umur, masih saja sering berbohong pada pasangannya.
  49. Dasar tidak tahu malu! Sudah tertangkap basah berbuat salah, masih terus berdalih.
  50. Kau itu kepala batu ya? Sudah kubilang jangan ambil, ya jangan ambil!

Demikian informasi tentang majas sarkasme mulai dari pengertian, ciri-ciri dan contoh majas sarkasme.

(wia/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT