Isi Maklumat MUI Sulsel Haramkan Busur Panah karena Marak Tawuran

ADVERTISEMENT

Isi Maklumat MUI Sulsel Haramkan Busur Panah karena Marak Tawuran

Tim detikSulsel - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 07:44 WIB
MUI Sulsel mengumumkan fatwa baru jelang Ramadan.
MUI Sulsel (Ibnu Munsir/detikSulsel)
Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel mengeluarkan maklumat yang mengharamkan pemakaian senjata tajam, terutama busur panah. Maklumat itu dikeluarkan gegara aksi tawuran yang makin marak di Makassar, Sulsel.

Berdasarkan Maklumat MUI Sulsel yang dikeluarkan pada Senin (14/11), terdapat tiga poin yang disampaikan dalam menyikapi fenomena aksi teror menggunakan senjata tajam, busur panah, dan sejenisnya di Sulsel, khususnya Makassar, Gowa, dan Maros.

"Maklumat untuk dihentikan, jangan disalahgunakan, karena banyak tawuran pakai busur-busur itu, bahkan bisa (saling) membunuh," ungkap Ketua MUI Sulsel KH Najamuddin dikutip dari detikSulsel, Minggu (20/11/2022).

"Maksudnya haram karena, dari kejadian yang banyak terjadi, semuanya disalahgunakan untuk kekerasan. Nah, busur itu kan masuk senjata tajam," jelasnya.

Berikut 3 poin maklumat MUI Sulsel tentang senjata tajam,busur panah dan sejenisnya:

1. Menegaskan keharaman memproduksi, membawa, dan menggunakan senjata tajam, busur panah, dan sejenisnya untuk meneror dan melukai orang lain.
2. Merekomendasikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan aparat penegak hukum untuk mencegah dan menindak tegas orang yang memproduksi, membawa, dan menggunakan senjata tajam, busur panah, dan sejenisnya untuk meneror orang lain.
3. Mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitarnya.

Artikel ini telah tayang di detikSulsel. Baca berita selengkapnya di sini.

Lihat juga video 'Heboh Tembakan Panah dari Barikade Polisi Saat Demo Ricuh di Makassar':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT