Heru Budi Tunggu Arahan Pusat soal Arab Saudi Sponsori Renovasi Masjid JIC

ADVERTISEMENT

Heru Budi Tunggu Arahan Pusat soal Arab Saudi Sponsori Renovasi Masjid JIC

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 18 Nov 2022 16:41 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menghadiri rapat paripurna DPRD perdananya. Ia bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kompak memakai jas biru.
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat bicara mengenai rencana Arab Saudi mensponsori renovasi Masjid Jakarta Islamic Center (JIC), yang terbakar beberapa waktu lalu. Saat ini pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu kepada pemerintah pusat.

Koordinasi yang dimaksud ialah menunggu arahan Kementerian Agama (Kemenag) terkait rencana renovasi hingga konsultasi skema bantuan ke Kementerian Keuangan.

"Nanti kita tunggu arahan dari Pak Menag dan tentunya cara bantuan itu kami konsultasikan dulu ke Menkeu," kata Heru Budi saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2022).

Saat ditanya kepastian Arab Saudi mensponsori renovasi Masjid JIC, Heru Budi menyebut komitmen itu telah disampaikan oleh Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) saat di Bali beberapa waktu lalu.

"Kemarin di Bali seperti itu," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Arab Saudi berencana mensponsori renovasi Masjid Jakarta Islamic Center (JIC) di Jakarta Utara, yang mengalami kerusakan parah setelah dilanda kebakaran hebat bulan lalu. Hal itu diumumkan oleh Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), yang menghadiri KTT G20 di Bali pekan ini.

"Pengumuman Yang Mulia Putra Mahkota menegaskan minat dan ketertarikannya pada Islamic Center di semua negara yang bersaudara dan bersahabat, karena itu memiliki peran penting dalam pendidikan generasi muda dan penyebaran Islam yang toleran, serta pesannya berdasarkan perdamaian, moderasi, dan dialog," demikian pernyataan kantor berita Saudi Press Agency (SPA), seperti dilansir Alarabiya News, Rabu (16/11).

Diketahui bahwa kubah raksasa Masjid JIC ambruk setelah terbakar hebat pada Oktober lalu. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran itu.

Penyebab kebakaran itu diselidiki oleh Polres Metro Jakarta Utara, yang menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

Namun, dalam pernyataan pada Oktober lalu, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengungkap kebakaran itu terjadi diduga akibat kelalaian kerja. Seperti diketahui, kubah Masjid JIC, yang terletak di dalam kompleks Islamic Center, sedang direnovasi saat kebakaran terjadi.

(taa/fas)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT