Blok M Tak Tersisa Disapu Tsunami

Blok M Tak Tersisa Disapu Tsunami

- detikNews
Sabtu, 22 Jul 2006 14:02 WIB
Pangandaran - Blok M ternyata ikut hancur diterjang tsunami Laut Selatan, pada 17 Juli lalu. Ratusan kafe-kafe dan rumah luluh lantak menjadi puing-puing.Eit, jangan salah kira dulu. Blok M ini bukan yang di Jakarta, tapi di Pangandaran. Blok M bagi masyarakat Pangandaran adalah sebutan untuk kawasan yang membentang di pinggir pantai Desa Cikembulan, Desa Wonoharjo, dan Desa Bulak Laut sepanjang 5 km.Di kawasan ini selain diisi oleh hotel-hotel, juga dimarakkan dengan kafe remang-remang yang identik dengan dunia syahwat kaum pria. Karenanya tidak heran jika warga desa di sekeliling kawasan itu senang mengetahui tsunami ikut menghancurkan kawasan maksiat ini."Sedih sih ada tsunami, tapi senang kafe-kafenya sudah tidak ada lagi," cetus seorang warga Desa Wonoharjo, Iwak (58) kepada detikcom yang saat dijumpai sedang membakar puing-puing di kawasan itu.Sebenarnya, tutur Iwak, masyarakat sudah beberapa kali menertibkan kawasan ini dari maksiat, namun tidak kunjung mempan."Pernah dibubarkan sama warga desa, tapi tidak mempan. Ada yang beking sih," ujar seorang warga Wonoharjo lain bernama Pardi di tempat yang sama.Masyarakat tambah gerah karena kebanyakan dari germo dan PSK yang berada di wilayah itu bukanlah warga Pangandaran. "Kebanyakan bukan orang sini," terang Iwak.Menurut Kepala Dusun Padasuka, Desa Wonoharjo, Abas, keberadaan kafe remang-remang ini marak sejak 2 atau 3 tahun belakangan ini."Awalnya warung kopi kecil. Lalu jadi warung remang-remang 2 tahun belakangan ini," kata Abas yang memimpin pembersihan puing-puing reruntuhan. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads