Terungkap Aksi Keji Pembunuhan Pria yang Terikat di Bekasi

ADVERTISEMENT

Terungkap Aksi Keji Pembunuhan Pria yang Terikat di Bekasi

Ilham Oktafian - detikNews
Kamis, 17 Nov 2022 08:30 WIB
Polisi menangkap pembunuh bos toko kelontong di Bekasi.
Foto: Polisi menangkap pembunuh bos toko kelontong di Bekasi. (Ilham Oktafian/detikcom)
Bekasi -

Pembunuhan SS (63), pria yang tewas dengan tangan dan kaki terikat di Rawalumbu, Kota Bekasi, akhirnya terungkap. Pemilik toko kelontong itu rupanya dibunuh oleh bekas karyawannya sendiri.

Tersangka, DS (30) ditangkap di rumahnya di Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Selasa (15/11/2022). DS mengaku membunuh korban lantaran ketahuan hendak mencuri.

Pernah Bekerja Selama 4 Bulan

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki mengatakan jika DS pernah bekerja di toko kelontong milik SS selama 4 bulan. DS ditangkap di rumahnya di Taringgul, Tarikolot, Citereup, Bogor.

"Tersangka atas nama DS sebelumnya merupakan karyawan yang bekerja di toko kelontong milik korban selama kurang lebih 4 bulan dari Agustus-Desember 2015," ujar Hengki kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jl Pramuka, Kota Bekasi, Rabu (16/11).

Hendak Mencuri di Toko Korban

DS datang ke toko kelontong milik SS untuk mencuri. DS yang sudah mengenal seluk beluk toko kelontong tersebut masuk melalui pintu belakang yang tidak terkunci.

"Biasanya pada pukul 3 pagi sampai jam 4-5 pagi korban biasanya menyiapkan barang kelontong pesanan konsumen yang akan korban kirimkan pada pagi harinya," katanya.

"Dengan mudah leluasa tersangka masuk ke ruko atau toko kelontong milik korban melalui pintu belakang yang tertutup tapi tidak dikunci," imbuhnya.

SS sempat mengetahui aksi DS yang datang secara diam-diam. Merasa panik, DS kemudian memukul kepala korban dengan botol air mineral hingga pingsan.

"Saat membuka pintu, tersangka menimbulkan suara. Akhirnya tersangka di balik tembok setelah korban lewat untuk berjalan ke pintu belakang, akhirnya tersangka melakukan pemukulan di bagian kepala belakang menggunakan botol air mineral 1,5 liter untuk memukul korban sampai pingsan," paparnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT