Kronologi Bos Toko Kelontong Bekasi Dibunuh Mantan Pegawai

ADVERTISEMENT

Kronologi Bos Toko Kelontong Bekasi Dibunuh Mantan Pegawai

Ilham Oktafian - detikNews
Kamis, 17 Nov 2022 00:31 WIB
Klitih Itu Apa? Pergeseran Makna di Balik SriSultanYogyaDaruratKlitih
Ilustrasi (Foto: detikcom)
Jakarta -

Pemilik toko kelontong berinisial SS (63) di Jalan Raya Mustikasari, RT/RW 004/018 Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi ditemukan tewas dengan kondisi tangan dan kaki terikat. SS dibunuh oleh mantan karyawannya sendiri DS (30).

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki mengungkap detik-detik pembunuhan sadis yang dilakukan oleh DS. Menurut Hengki, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan masuk ruko lewat pintu belakang.

"Biasanya pada pukul 3 pagi sampai jam 4-5 pagi korban menyiapkan barang kelontong pesanan konsumen yang akan korban kirimkan pada pagi harinya," ungkap Hengki saat konferensi pers di Polres Metro Bekasi Rabu (16/11/2022).

"Dengan mudah leluasa tersangka masuk ke ruko atau toko kelontong milik korban melalui pintu belakang yang tertutup tapi tidak dikunci," tambahnya.

Aksi DS ternyata dicurigai oleh SS. Seketika ia langsung bersembunyi di balik tembok. Saat korban lengah, DS kemudian memukul kepala korban menggunakan botol air mineral 1,5 liter hingga pingsan.

"Dengan kondisi pingsan, korban diikat menggunakan tali rafia, setelah diikat korban diseret ke dalam kamar, diletakkan di tempat tidur dengan kondisi tengkurap," papar Hengki.

Mengetahui korban masih hidup, DS kemudian memukul SS dengan menggunakan 1 batang kayu balok. DS mendapat kayu tersebut di sekitar toko kelontong itu.

"Tersangka keluar dari kamar mengambil 1 batang kayu balok sebagai barang bukti kita, ternyata korban seperti mulai sadar, akhirnya tersangka melakukan pemukulan kembali ke bagian kepala korban menggunakan sebatang kayu. Untuk memastikan korban meninggal, tersangka keluar membuang kayu keluar," jelasnya.

Seusai membunuh mantan bosnya hingga meninggal, DS lantas menggasak barang-barang di toko kelontong tersebut. Polisi mengungkap jika DS mengambil rokok dari berbagai merk.

"Rokok berbagai merk sudah diambil tersangka dan sudah diambil keluar dengan karung goni. Ada beberapa puluh slop," ungkap Hengki.

"Merk jarum super 19 slop, Gudang Garam filter 10 slop, LA 2 slop, Gudang Garam Surya 3 slop," tambahnya.

DS sendiri ditangkap polisi sehari setelah kejadian tersebut. Ia ditangkap di kediamannya di Taringgul, Tarikolot, Citereup, Bogor.

(eva/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT