Singgung Papua Kini 5 Provinsi, Ma'ruf Amin Minta ASN Tak Kerja Biasa Saja

ADVERTISEMENT

Singgung Papua Kini 5 Provinsi, Ma'ruf Amin Minta ASN Tak Kerja Biasa Saja

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 16 Nov 2022 15:06 WIB
Maruf Amin saat memberikan pengarahan kepada ASN Papua
Ma'ruf Amin memberikan pengarahan kepada ASN di Papua. (Foto: Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin berharap pemekaran provinsi di Papua dapat mewujudkan lompatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Ma'ruf berpesan kepada aparatur sipil (ASN) untuk bekerja secara maksimal.

"Kini telah ada lima provinsi di Tanah Papua. Beberapa hari yang lalu, saya telah bertemu Penjabat Gubernur tiga DOB (Daerah Otonom Baru) Papua yang baru saja dilantik. Saya berpesan agar pemekaran Provinsi Papua mesti dapat mewujudkan lompatan pembangunan wilayah dan pemberdayaan masyarakat asli Papua," kata Ma'ruf saat memberikan arahan pada kegiatan Piloting Magang ASN Papua yang ditayangkan di YouTube Wapres RI, Rabu (16/11/2022).

Ma'ruf berharap pelayanan publik di Papua akan mencapai ke wilayah pelosok. Dia meminta Penjabat Gubernur hingga ASN untuk bekerja biasa-biasa saja.

"Saya minta Penjabat Gubernur agar mencari langkah-langkah inovatif sesuai konteks dan kekhasan daerah, jangan berjalan biasa-biasa saja. Jangan seperti biasa-biasa saja. Pesan ini saya kira juga relevan untuk para ASN Muda Papua yang hadir pada hari ini. Jadi saya minta tidak bekerja biasa-biasa saja, tapi harus luar biasa. Dan kita ingin bahwa pemekaran ini betul-betul menjadi kunci kesejahteraan, menjadi game changer keberhasilan pembangunan di Papua," jelasnya.

Ma'ruf juga menyampaikan sejumlah pesan kepada para ASN. Ma'ruf berharap para ASN memperkuat pemikiran yang visioner.

"Pertama, ASN Muda Papua harus memperkuat pemikiran yang visioner, optimistik dan konstruktif, seraya terus merawat ikatan sosial Papua yang majemuk. Ciptakan nilai-nilai ke-Papua-an yang moderat, inklusif, dan toleran," sebut dia.


Kedua, Ma'ruf meminta ASN terus memperdalam wawasan dan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan keterbukaan akses digital. Termasuk, kata dia, dalam memahami tren global yang dapat mempengaruhi arah pembangunan Papua dan Indonesia di masa yang akan datang.

"Selain itu, banyak terjadi perubahan paradigma birokrasi yang pasti berguna dalam meningkatkan pelayanan publik bagi masyarakat Papua, sekaligus mengembangkan kompetensi dan karir pribadi masing-masing," jelasnya.

"Ketiga, saya meminta, inovasi pelayanan yang dipelajari dari setiap lokasi magang ASN Papua, harus dapat disebarkan dan juga dikembangkan di Papua secara kolaboratif. Jadi, selama magang ini selain untuk sendiri juga ditularkan kepada teman-teman yang lain," tutur dia.

Ma'ruf juga mengajak ANS Papua menjadi pelopor dalam menciptakan Papua yang gemilang. Ma'ruf yakin rakyat Papua bisa.

"Dan saya mengajak saudara-saudara ASN Muda Papua untuk menjadi local champions dalam merancang dan merealisasikan masa depan Papua yang gemilang. Ko Bisa, Ko Mampu!" sebutnya.

(lir/dhn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT