Dewan Pengupahan Gelar Sidang, Buruh Dorong UMP DKI 2023 Naik 13 Persen

ADVERTISEMENT

Dewan Pengupahan Gelar Sidang, Buruh Dorong UMP DKI 2023 Naik 13 Persen

Anggi Muliawati - detikNews
Selasa, 15 Nov 2022 19:32 WIB
Perwakilan Gerakan Buruh Jakarta Muhammad Toha (Anggi Muliawati/detikcom)
Perwakilan Gerakan Buruh Jakarta Muhammad Toha (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Dewan Pengupahan DKI Jakarta menggelar sidang pengupahan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat. Dalam sidang tersebut dibahas penentuan angka upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta 2023.

"Pembahasan Dewan Pengupahan bersidang, Dewan Pengupahan itu tripartit dari unsur buruh, unsur pengusaha, dan unsur pemerintah. Sidang pengupahan untuk menentukan angka UMP 2023," kata Perwakilan Gerakan Buruh Jakarta Muhammad Toha kepada wartawan, Selasa (15/11/2022).

Toha berharap UMP Jakarta tidak mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021. Hal itu lantaran Mantan Gubernur DKI Anies Baswedan telah mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1517 Tahun 2021 tentang UMP DKI Tahun 2022.

"Ukuran baiknya adalah, (UMP 2023) harus keluar dari PP Nomor 36 Tahun 2021. Jadi kalau dengan PP 36, kami nggak perlu mengawal. Tapi karena kami, buruh, menginginkan hasil UMP nanti adalah keluar dari PP 36, karena apa? Gubernur Anies kemarin sudah membuat yang di luar PP 36, yaitu dengan Kepgub Nomor 1517 Tahun 2021," katanya.

Toha berharap UMP 2023 mengalami kenaikan sekitar 13 persen. Hal itu berdasarkan sejumlah pertimbangan yang telah disepakati federasi buruh.

"Ada tiga hal (pertimbangan) ada inflasi, kedua pertumbuhan ekonomi, ketiga ada kompensasi, kemarin BBM terjadi kenaikan," ujarnya.

"Kami secara federasi baik yang ada di dewan pengupahan dan di luar dewan pengupahan, semua sudah kompak untuk memperjuangkan angka itu," sambungnya.

Lebih lanjut, Toha mengatakan pihaknya akan menggelar aksi di depan Balai Kota DKI. Dia berharap pemerintah dapat mendengar aspirasi para buruh.

"Kedua ingin menyampaikan aspirasi kepada gubernur, apakah Kamis atau Jumat, kita rencananya akan aksi menyampaikan aspirasi bahwa kita betul-betul dengan PP Nomor 36 Tahun 2021, dan kita berharap bahwa keinginan dari buruh itu bisa diakomodir jadi UMP di DKI," tuturnya.

Simak juga 'Besaran UMP DKI 2023 Ditetapkan Bulan Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT