PKB: JakPro Harus Hitung Mampu atau Tidak Lanjutkan Formula E!

ADVERTISEMENT

PKB: JakPro Harus Hitung Mampu atau Tidak Lanjutkan Formula E!

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Sabtu, 12 Nov 2022 07:13 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PKB-PPP Hasbiallah Ilyas
Hasbiallah Ilyas (Foto: dok. DPRD DKI)
Jakarta -

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mempersilakan PT JakPro sebagai pihak penyelenggara untuk melanjutkan Formula E 2023. Fraksi PKB DPRD DKI Jakarta meminta JakPro menghitung kemampuan keuangan untuk menjalankan event internasional itu.

"Soal Formula E, Pak Heru bicara 'silakan', ya memang seharusnya Gubernur berbicara seperti itu, itu prosedural, nggak ada masalah. Cuma JakPro ini harus menghitung kemampuannya, mampu atau tidak," kata Ketua Fraksi PPP/PKB DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas kepada wartawan, Jumat (11/11/2022).

Hasbiallah lantas menyinggung laporan keuangan Formula E kepada DPRD. Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta itu menyebut JakPro belum melaporkan terkait untung atau rugi pelaksanaan Formula E.

"Hasil keuangan JakPro pada waktu pengadaan Formula E sudah dilaporkan ke DPRD? Sampai hari ini belum, ke komisilah, saya kebetulan di Komisi B, kita belum tahu berapa hasil keuntungan yang didapat dari JakPro," sebutnya.

Lebih lanjut Hasbiallah juga mempertanyakan apakah ada keuntungan pada sektor pariwisata yang didapat dari Formula E yang digelar pada Juli lalu. Menurutnya, tidak ada turis asing yang menyaksikan Formula E yang digelar di Ancol, Jakarta Utara, itu.

"Coba lihat, waktu itu ada orang asing nggak di situ? Nggak ada, yang ada orang asing hanya panitia tok. Yang ada, orang asing yang dapat untung dari JakPro," ucap Hasbiallah.

Hasbiallah juga mempersoalkan tiket Formula E yang terjual. Dia mempertanyakan siapa saja yang membeli tiket itu.

"Coba kemarin tiket itu beli atau tidak, atau memang tiket itu digratiskan, atau memang dipaksa BUMD untuk bayar tiket itu? Dicek, betul atau tidak, cek semua BUMD. Jangan-jangan BUMD beli tiket itu, karena banyak tiket gratis. Ini yang bayar siapa, apa memang dari iklan atau dari sponsor. Kalau dari sponsor, nggak ada masalah," jelasnya.

Hasbiallah menambahkan fraksinya belum memutuskan sikap apakah mendukung Formula E dilanjutkan atau tidak. Yang jelas, kata Hasbiallah, PKB menunggu laporan keuangan dari JakPro.

"PKB sampai hari ini belum memberikan sikap sampai kita tahu betul untung atau merugikan DKI Jakarta," sebutnya.

Heru Budi sebelumnya mempersilakan jika JakPro dan Ancol kembali menggelar Formula E tahun depan. Heru tidak mempermasalahkan karena sudah ada perjanjian business to business.

"Ya itu sudah B to B kan, silakan saja kalau di JakPro dengan Ancol melaksanakan, silakan saja," kata Heru di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (9/11).

JakPro diketahui merupakan penyelenggara Formula E. Ajang balap mobil listrik itu digelar pada Juni lalu di Ancol, Jakarta Utara.

(lir/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT