Sekeluarga Tewas di Kalideres Sempat Chat Petugas PLN Minta Putus Listrik

ADVERTISEMENT

Sekeluarga Tewas di Kalideres Sempat Chat Petugas PLN Minta Putus Listrik

Rumondang Naibaho - detikNews
Jumat, 11 Nov 2022 19:20 WIB
Asiung (kiri), ketua RT TKP penemuan mayat sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat mengungkap awal mula penemuan 4 jasad.
Asiung (kiri), ketua RT di lokasi penemuan mayat sekeluarga di Kalideres, Jakarta Barat, mengungkap awal mula penemuan 4 jasad. (Rumondang Naibaho/detikcom)
Jakarta -

Empat orang sekeluarga ditemukan tewas 'mengering' dalam rumah di Perum Citra Garden I Extension, Kalideres, Jakarta Barat. Sebelum ditemukan tewas, salah satu korban sempat berkomunikasi dengan petugas PLN dan meminta aliran listrik di rumahnya untuk diputus.

Hal tersebut diungkapkan oleh Asiung, Ketua RT 007 RW 015 Perum Citra Gaden I Extension, Kalideres, Jakbar. Asiung mengatakan petugas PLN tersebut sempat berkomunikasi dengan pemilik rumah pada 4 Oktober 2022.

"Dia ada chat dengan petugas PLN itu tanggal 4 Oktober, 'silakan Bapak putus aliran listrik di rumah saya, apabila ingin pemasangan baru saya hubungi bapak'. Itu chat terakhir yang ia berikan kepada petugas PLN Kalideres," jelas Asiung kepada wartawan di lokasi, Jumat (11/11/2022).

Pada 27 Oktober 2022, petugas PLN menghubungi pemilik rumah tersebut. Namun, saat itu sudah tidak bisa dihubungi sama sekali.

"Tanggal 27 Oktober, petugas melakukan telepon balik tapi sudah check list 1 tidak ada berita sama sekali," katanya.

"Saya terima berita terakhir tanggal 5 September itu mengurus dia punya listrik tunggakan di bulan 8 (Agustus). Di bulan 9 (September) petugas melakukan pembayaran program dari PLN apabila ada tunggakan warga ditalangi oleh petugas dan sudah dibayarkan oleh pemilik rumah, itu dilakukan tanggal 5 itu saya catet itu ada bukti tagihan, segera dilakukan sebelum dilakukan pemutusan oleh PLN," tambahnya.

Bahkan saat itu, anak korban masih sempat berkomunikasi dengan Asiung soal tunggakan listrik tersebut.

"Dijawab sama anak korban, 'Iya Om maaf saya sudah ngerepotin. Nanti saya kabarin'. Dibayar itu tunggakan, tunggakan tersebut dibayar," katanya.

Hingga kemudian, petugas PLN kembali mendatangi rumah tersebut pada 9 November 2022. Petugas datang untuk melakukan pemutusan aliran listrik karena masih ada sisa tunggakan.

"Besoknya itu ada petugas PLN itu tanggal 9 November datang untuk melakukan pemutusan aliran listrik di rumah tersebut, karena sudah atas permintaan pemilik rumah," tuturnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

Simak Video 'Sekeluarga Tewas Dalam Kondisi 'Mengering' di Jakbar':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT