Hati-hati! Penipuan Modus Scan Barcode Dompet Digital Marketplace

ADVERTISEMENT

Hati-hati! Penipuan Modus Scan Barcode Dompet Digital Marketplace

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 11 Nov 2022 14:26 WIB
Ilustrasi Penipuan Online
Ilustrasi penipuan (Foto: dok. Shutterstock)
Jakarta -

Seorang perempuan inisial RA, warga Jagakarsa, Jakarta Selatan, menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan petugas sebuah marketplace. Pelaku menghubungi RA melalui panggilan telepon hingga WhatsApp dengan modus ingin memberikan hadiah.

"Saya mendapat telepon melalui WhatsApp yang mengaku-aku sebagai karyawan resmi marketplace. Kemudian saya diiming-imingi uang senilai Rp 2,5 juta yang katanya itu hadiah untuk saya dari (menyebut nama marketplace)," kata RA kepada wartawan, Jumat (11/11/2022).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Kamis (10/11). Pelaku mengaku akan mengirimkan hadiah uang tersebut melalui dompet digital.

"Kemudian mereka menawarkan uangnya mau ditransfer ke rekening atau dompet digital. Lalu saya jawab, langsung saja ke dompet digital saja biar nggak ribet. Kemudian saya disuruh sama mereka untuk masuk ke akun marketplace saya dan memilih menu beranda," ujarnya.

Dia menerangkan pelaku kemudian mengirimkan tiga barcode dan memintanya melakukan scan barcode tersebut. Korban pun mengikuti perintah pelaku untuk melakukan scan barcode tersebut.

"Kemudian mereka mengirim QRIS atau barcode pertama melalui WhatsApp. Lalu saya disuruh scan barcode tersebut di akun marketplace saya. Setelah berhasil saya scan, saya diminta ketik nomor PIN akun marketplace saya, lalu saya ketik dan berhasil Rp 1.000.000 pertama berhasil. Begitu selanjutnya berulang sampai ke barcode yang ketiga mereka kirim melalui WhatsApp. Sehingga nominalnya Rp 2.500.000, tetapi nominal ini belum masuk juga ke saldo dompet digital saya," tuturnya.

Dia mengatakan, setelah scan dilakukan, muncul keterangan tanda berhasil dengan nominal uang Rp 2.500.000, namun uang itu belum masuk ke akun dompet digital milik RA. Pelaku kemudian menanyakan nomor rekening RA.

"Dengan alasan 'saldo Ibu belum masuk ke dompet digital, baiknya kami kirim ke rekening Ibu'. Kemudian mereka meminta saya memasukkan nomor PIN. Sampai sini saya curiga dan saya langsung tutup telepon dari mereka," ujarnya.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya....

Saksikan juga 'Modus Tipu-tipu Anggota DPRD Bantul Tawarkan Lolos CPNS':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT