Polisi: Mobil Bawa BBM Terbakar di Jakpus karena Ada yang Merokok

ADVERTISEMENT

Polisi: Mobil Bawa BBM Terbakar di Jakpus karena Ada yang Merokok

Rizky Adha Mahendra, Rumondang Naibaho - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 22:19 WIB
Ilustrasi Api
Ilustrasi Api (Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova)
Jakarta -

Polisi telah menginterogasi sopir dan kernet mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM) yang terbakar di Jl Letjen Suprapto, Johar Baru, Jakarta Pusat. Hasil interogasi, salah satunya mengaku merokok di dalam mobil hingga mengakibatkan kendaraan terbakar.

"Dugaan sementara memang jeriken itu berisi BBM, makannya saat ini kami sedang dalami. Dari interogasi awal pengakuan, katanya dari antara mereka berkendara itu ada merokok di dalam mobil, jadi hingga menyebabkan terbakar," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dihubungi wartawan, Kamis (10/11/2022).

Sopir dan kernet sendiri saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu di antara mereka mengalami luka ringan.

"Satu hanya luka ringan, satunya lagi yang agak sedikit parah 15 persen luka bakarnya," ungkapnya.

Sopir-Kernet Ditemukan di RS

Sebelumnya, sopir dan kernet dilaporkan melarikan diri seusai kebakaran mobil tersebut. Namun belakangan diketahui keduanya berada di rumah sakit karena mengalami luka bakar akibat kejadian tersebut.

"Sudah, sopir ada di RS Islam Cempaka Putih," kata Komarudin.

Selain sopir, kernet minibus ditemukan. Keduanya dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

"Pada saat terbakar itu sopir dan kernet ya dua orang itu diduga tidak ada di tempat. Kemudian kendaraan telah dipadamkan, kami bawa ke polres. Nah dari polres kita coba cek kepemilikan dari nomor rangka, termasuk juga kita menelusuri ke jajaran," ucapnya.

Polisi kemudian mendapatkan informasi jika sopir dan kernet berada di rumah sakit. Polisi mengecek ke rumah sakit dan ternyata benar.

"Dan didapatkan informasi ada dua orang masuk rumah sakit dengan luka bakar. Nah, dari sanalah kita temukan, kita jajaki, dan ternyata benar itu korban yang membawa kendaraan," tambahnya.

(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT