LKPP Luncurkan Tagline 'Kita Membangun Negeri', Ini Maknanya

ADVERTISEMENT

LKPP Luncurkan Tagline 'Kita Membangun Negeri', Ini Maknanya

Atta Kharisma - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 20:48 WIB
Kepala LKPP Hendrar Prihadi (Hendi)
Foto: Dok. LKPP
Jakarta -

Menyambut Hari Pahlawan 10 November 2022, Kepala LKPP Hendrar Prihadi (Hendi) meluncurkan tagline 'Kita Membangun Negeri' dengan seruan 'Dari Kita, Untuk Kita, Oleh Kita'. Adapun kata KITA dalam tagline itu merupakan akronim dari Katalog Indonesia Turut Andil, katalog elektronik yang saat ini menjadi salah satu fokus program LKPP.

Dia menjelaskan tagline tersebut diharapkan mampu memperkuat komitmen bersama meningkatkan penggunaan katalog elektronik dalam belanja pemerintah. Secara khusus, penekanan seruan 'Dari Kita, Untuk Kita, Oleh Kita' dimaksudkan agar belanja pemerintah yang dilakukan melalui katalog elektronik selalu berorientasi pada produk dalam negeri.

"Jadi mindset belanja pemerintah jangan hanya dari kita untuk kita saja, atau sebatas memastikan hasil pembangunan dari pajak dirasakan masyarakat," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11/2022).

"Saat ini selain dari kita untuk kita, juga yang penting adalah oleh kita, yaitu belanjanya harus produk dalam negeri, produk kita sendiri," tambah Hendi.

Menurutnya, fokus LKPP saat ini adalah mendongkrak penjualan lebih dari 2 juta produk yang telah tersedia di katalog elektronik.

"Sekarang yang dibutuhkan pelaku usaha lokal, terutama mikro kecil itu kan tidak hanya tayang produknya, tapi terbeli. Maka ini menjadi tantangan bersama yang membutuhkan komitmen seluruh K/L/ Pemda," imbuhnya.

Oleh karena itu, melalui tagline 'KITA Membangun Negeri' LKPP melakukan sejumlah upaya untuk mendongkrak nilai transaksi belanja pemerintah melalui sistem katalog elektronik, khususnya produk dalam negeri. Salah satunya dengan turun langsung ke berbagai daerah untuk melakukan pendampingan.

"Kami dari LKPP akan mendorong agar perencanaan anggaran bisa nyambung dengan produk dalam negeri dan UMK yang ada di sistem katalog," ucapnya.

"Harapannya tentu dalam menyusun perencanaan bisa memperhatikan yang ada di katalog dulu. Atau kalau sebaliknya ya diinventaris kebutuhannya, mana UMK yang berpotensi, kita dampingi sampai produk tayang," pungkas Hendi.

Simak juga 'Hendrar Prihadi Jadi Kepala LKPP, Balkot Semarang Banjir Karangan Bunga':

[Gambas:Video 20detik]



(akd/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT