KMHDI Kritik Cara Berpolitik Hanya untuk Kepentingan Golongan

ADVERTISEMENT

Suara Mahasiswa

KMHDI Kritik Cara Berpolitik Hanya untuk Kepentingan Golongan

Audrey Santoso - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 17:44 WIB
Audiensi KMHDI dengan KPU RI, Kamis (10/11/2022).
Audiensi KMHDI dengan KPU RI, Kamis (10/11/2022). (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI) menilai ramainya suasana politik menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 hanya sebatas untuk mengedepankan kepentingan golongan atau kelompok. KMHDI menilai belum ada perang gagasan dari partai politik atau politikus, untuk kebaikan bangsa.

"Di tengah situasi hari ini, masih begitu banyak problematika bangsa yang belum terselesaikan, namun pembahasan politik telah riuh sebelum waktunya," ungkap Ketua Presidium PP KMHDI I Putu Yoga Saputra dalam keterangan tertulis, Kamis (10/11/2022).

Hal itu diucapkan Putu Yoga juga saat audiensi dengan KPU RI di Kantor KPU RI, hari ini. Dia menyebut iklim politik hari ini sangat minim gagasan.

"Hari ini kita melihat kebisingan aktivitas politik, namun kita sama sekali tidak mendengar gagasan atau solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah di bangsa kita," ujar Putu Yoga.

Dia berharap konsentrasi para partai dan politikus juga tertuju pada kepentingan bangsa. Putu Yoga juga menyampaikan saran-saran kepada KPU RI untuk menyukseskan Pemilu dan Pilpres 2024.

"Harapannya menuju politik 2024 bukan hanya terkonsentrasi pada kepentingan kelompok dan golongan saja, tetapi harus ada ide dan gagasan yang dilahirkan untuk solusi permasalahan bangsa," tambah Putu Yoga.

"Kepada KPU, agar mengoptimalkan relawan demokrasi, menyusun regulasi yang tepat terhadap kampanye di lingkungan perguruan tinggi. Dan mensosialisasikan serta mengoptimalkan aplikasi Sirekap untuk membantu dalam tahapan Penghitungan Suara," sambung Putu Yoga.

Dalam audiensi tersebut, KMHDI diterima langsung oleh anggota KPU RI August Mellaz dan jajarannya.

(aud/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT