Siswi SMAN di Sragen Diduga Di-bully Guru gegara Tak Berjilbab

ADVERTISEMENT

Siswi SMAN di Sragen Diduga Di-bully Guru gegara Tak Berjilbab

Agil Trisetiawan Putra - detikNews
Kamis, 10 Nov 2022 10:24 WIB
Agung Purnomo mengadu ke Polres Sragen soal anaknya yang dimarahi guru gegara tak berjilbab, Rabu (9/11/2022)
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Seorang siswi SMA negeri di Sragen diduga mengalami bullying oleh gurunya sendiri lantaran tidak mengenakan jilbab. Akhirnya, orang tua siswi tersebut mengadukan guru itu ke Polres Sragen.

Dilansir detikJateng, orang tua siswi bernama Agung Purnomo (47) itu mengatakan putrinya yang duduk di bangku kelas X itu dimarahi sang guru saat jam pelajaran berlangsung. Namun teguran itu lebih ke arah bullying.

"Anak saya di sana kebetulan tidak berkerudung. Ada (oknum) guru yang memarahi dia, dan cenderung ke arah bullying," kata Agung saat dihubungi detikJateng, Rabu (9/11/2022).

Agung mengaku tak masalah jika putrinya tersebut dinasihati karena melanggar aturan sekolah. Tetapi, menurutnya, peristiwa ini cenderung lebih mengarah ke perundungan.

"Pada dasarnya, kalau seorang guru, edukasinya harusnya memang takaran etika dan normanya kan objektif. Tapi edukasi yang diberikan sudah menyisipkan subjektivitas seorang guru di situ," katanya.

Selanjutnya, Agung mengaku kecewa atas tindakan oknum guru tersebut. Pasalnya, aturan wajib berjilbab tidak ada pada aturan sekolah itu.

"Sekolah negeri yang harusnya aturannya, dan saya yakin idealnya itu sudah diatur dalam perundangan, bahwa sekolah menyediakan ruang kebinekaan seluas-luasnya. Toleransi dan perbedaan tinggi sebagai budaya kita," ucapnya.

Baca selengkapnya di sini.

Lihat juga video 'SMAN 1 Banguntapan Terbukti Langgar Aturan Berseragam':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/idh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT