Agar Aduan Cepat Direspons, Bhabinkamtibmas Jaksel Wajib Buat Grup WA RW

ADVERTISEMENT

Agar Aduan Cepat Direspons, Bhabinkamtibmas Jaksel Wajib Buat Grup WA RW

Mulia Budi - detikNews
Senin, 07 Nov 2022 10:24 WIB
Pengarahan dari Kapolres Metro Jaksel Ade Ary Syam kepada Bhabinkamtibmas.
Kapolres Metro Jaksel memberi pengarahan kepada Bhabinkamtibmas (Mulia Budi/detikcom )
Jakarta -

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Ade Ary Syam Indradi mendorong seluruh Bhabinkamtibmas Polres Jaksel membuat grup WhatsApp di setiap RW. Sehingga, aduan yang datang dari tokoh masyarakat dan Ketua RT/RW bisa cepat ditindaklanjuti.

"Mengingatkan Bhabinkamtibmas untuk terus bekerja meningkatkan kepercayaan masyarakat. Salah satunya adalah dengan membuat grup WA tiap RW," kata Ade Ary Syam Indradi dalam keteranganya, Senin (7/11/2022).

Ade Ary mengatakan nantinya akan ada 576 grup WhatsApp. Grup itu akan tersebar di 70 Bhabinkamtibmas seluruh wilayah Polres Metro Jakarta Selatan.

"Jadi akan ada 576 WA grup RW yang tersebar di 70 Bhabinkamtibmas," ujarnya.

Dia mengatakan anggota grup itu di antaranya ketua RT, RW, tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh pemuda (toda). Grup WA itu dibuat untuk meningkatkan komunikasi antar pihak tersebut.

"Tujuan pembuatan grup WA RW meningkatkan pelayanan masyarakat agar kamtibmas dapat terpelihara, meningkatkan komunikasi semua pihak terkait masalah-masalah kamtibmas," ujarnya.

"Member grup RW, RT, Toga, Toda, Tomas, FKPM, FKDM, DKM, karang taruna, dan lain-lain," sambungnya.

Dia menerangkan pesan dari Kepolisian juga akan disalurkan kepada masyarakat melalui grup tersebut. Selain itu, dia mengatakan grup itu juga dibuat sebagai upaya peningkatan respon cepat kepolisian terhadap pengaduan masyarakat.

"Menyebarluaskan informasi dan pesan-pesan kamtibmas dari Polri kepada masyarakat, memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, melalui kesiapan merespon cepat pengaduan masyarakat melalui No HP pribadi petugas, akun medsos dan 110," tuturnya.

"Harapan kamtibmas Jakarta Selatan terpelihara, masyarakat hidup nyaman, aman dan sejahtera," pungkasnya.

Simak juga video 'Saat Balai Kota DKI Kembali Diramaikan Warga yang Sampaikan Aduan':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT