Tony Wenas: Freeport Dukung Pemerintah Turunkan Emisi Karbon

ADVERTISEMENT

Laporan dari Mesir

Tony Wenas: Freeport Dukung Pemerintah Turunkan Emisi Karbon

Elvan Sutrisno - detikNews
Minggu, 06 Nov 2022 22:03 WIB
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas
Tony Wenas di COP-27 Mesir (Foto: Elvan/detikcom)
Jakarta -

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas menegaskan komitmen dalam penurunan emisi karbon. Hal itu ditegaskan di arena KTT Iklim COP27 di Sharm El-Sheikh, Mesir.

"Kami PT Freeport Indonesia, PFI, adalah salah satu perusahaan yang ikut juga berpartisipasi mengurangi emisi sehingga iklim bisa terjaga supaya tidak akan ada kenaikan suhu dari yang sudah ditargetkan," kata Tony Wenas saat mengunjungi Paviliun Indonesia di area COP27, Minggu (6/11/2022).

Tony Wenas menuturkan Freeport kini melakukan kegiatan penambangan yang memperhatikan sustainabilitas. Salah satunya dengan penerapan teknologi baru berbasis tenaga listrik.

"Tentu saja kami perusahaan tambang, menambang tembaga, ada emas dan ada perak juga. Namun cara kami menambang bisa dilakukan dengan cara yang sustainable. Contohnya kami komit menurunkan emisi karbon pada operasional kami sebesar 30 persen pada tahun 2030," tegas Tommy Wenas.

"Dengan rencana yang sedang kami kaji untuk bisa lebih meningkatkan penurunan emisinya sampai 60 persen pada tahun 2030," sambungnya.

Tommy Wenas lantas menegaskan dukungan PT Freeport Indonesia terhadap upaya kerja keras pemerintah dalam upaya penurunan emisi karbon. "Kami ikut mendukung program pemerintah dengan hadir di Paviliun Indonesia di COP27 di Shaem El-Sheikh ini untuk bisa mencapai tujuan yang sudah digariskan pemerintah," terangnya.

Ia kemudian memaparkan beberapa langkah Freeport Indonesia terkait komitmen tersebut. Yang pertama, pemanfaatan kereta api tanpa awak berbahan bakar listrik yang menggantikan truk besar berbahan bakar diesel untuk pengangkutan.

"Tentu saja penurunan emisinya sangat drastis. Selain itu pabrik pengeringan dulu kami menggunakan minyak bakar sekarang menggunakan metode compression dengan tenaga listrik," bebernya.

Selain itu PT Freeport Indonesia, menurut Tony Wenas, juga aktif dalam rehabilitasi lahan. Lebih dari 5 juta tanaman ditanam dengan coverage 1.150 hektar.

"Di Jayapura lebih dari 3.300 hektar. Mangrove juga kami tanam 100 hektar per tahun dengan target 10.000 hektar. Mangrove ini menyerap karbon lebih banyak lagi. Itulah antara lain program yang kami lakukan dalam kaitan penurunan emisi karbon supaya tidak terjadi kenaikan suhu seperti yang diharapkan dunia dan pemerintah Indonesia," terangnya.



Terakhir ia berharap semua pihak mau bahu membahu bekerjasama dalam rangka menurunkan emisi karbon dunia demi menjaga perubahan iklim.

"Kita harus bekerjasama erat dengan pemerintah untuk mencapai penurunan emisi. Ini harus dilakukan bersama-sama pihak pemerintah dengan private sector, tidak bisa sendiri-sendiri. Ini bukan hanya kepentingan Indonesia tapi juga dunia, demi anak cucu kita," pungkasnya.

(van/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT