Bamsoet Bicara Potensi Cuan dari Sirkuit Internasional Jakabaring

ADVERTISEMENT

Bamsoet Bicara Potensi Cuan dari Sirkuit Internasional Jakabaring

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 06 Nov 2022 18:38 WIB
Ketua MPR Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama meninjau lahan di kawasan Jakabaring Sport City yang akan dijadikan sirkuit internasional Jakabaring. Bamsoet didampingi Ketua IMI Sumatera Selatan sekaligus Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, serta Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. A.Rachmad Wibowo.

"IMI Pusat dan IMI Sumatera Selatan dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan Herman Deru, akan mencari investor agar pembangunan Sirkuit Internasional Jakabaring yang sudah direncanakan sejak tahun 2016 silam, bisa segera terealisasi. Mengingat gambar dan layout serta design detail sirkuit sudah ada. Tinggal kita cari dukungan pendanaannya," jelas Bamsoet, Minggu (6/11/2022).

Ketua MPR RI itu menjelaskan dalam desain awal yang dibuat Herman Tilke yang merupakan arsitek sirkuit-sirkuit balap kelas dunia, Sirkuit Internasional Jakabaring direncanakan memiliki panjang 4.314 meter dengan 14 tikungan. Trek lurus terpanjang adalah 750 meter, sedangkan lintasan lurus di start/finish sepanjang 545 meter.

Bamsoet menjabarkan sirkuit tersebut akan menganut model counterclockwise atau layoutnya berlawanan arah jarum jam. Landscape sirkuit yang dibangun di samping danau, lanjut Bamsoet, menjadikannya punya sisi eksotisme tersendiri.

"Keberadaan Sirkuit Internasional Jakabaring nantinya akan melengkapi keberadaan Sirkuit Internasional Sentul yang berada di Pulau Jawa, serta Sirkuit Internasional Mandalika yang berada di NTB sebagai representasi Indonesia bagian timur. Penyebaran sirkuit dari mulai Sumatera hingga Indonesia Timur, akan berdampak positif bagi kemajuan prestasi atlet balap Indonesia, sekaligus meneguhkan Indonesia sebagai tuan rumah berbagai kejuaraan balap dunia," papar Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu menyebut sarana dan prasarana di Jakabaring Sport City seluas 150 hektare sudah sangat memadai. Akses dari bandara menuju sirkuit menurut Bamsoet juga sangat mudah, antara lain melalui Jembatan Ampera, hingga LRT. Ia menyatakan dengan memiliki sirkuit, berbagai keuntungan akan diperoleh Kota Palembang maupun Sumatera Selatan.

Bamsoet mengulas pelaksanaan MotoGP pada 18-20 Maret 2022 lalu di Sirkuit Internasional Mandalika, jutaan penonton di seluruh dunia menyaksikannya, sehingga menjadi promosi bagi NTB pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kontribusi nyata dari sektor perekonomian, lanjutnya, juga terlihat dari perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) NTB yang melaporkan perputaran uang selama gelaran MotoGP di Mandalika mencapai Rp 606,7 miliar.

"Jika bisa menggelar Formula 1, keuntungan yang didapat juga sangat besar. Sebagaimana penyelenggaraan F1 di berbagai negara yang terbukti mendatangkan keuntungan hingga triliunan rupiah. Sebagai contoh, perusahaan akuntan global PricewaterhouseCoopers memproyeksikan Azerbaijan mendapatkan keuntungan ekonomi mencapai USD 506 juta atau sekitar Rp 7 triliun selama empat tahun menyelenggarakan F1," ujar Bamsoet

(ega/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT